Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Supervisi dan Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan Terhadap Kualitas Layanan Keperawatan di Instalasi Rawat Inap Marisca Astri Wahyuni; Sabina Gero; Witri Hastuti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55085

Abstract

Penelitian ini diakui karena capaian kepuasan pasien yang belum mencapai 100% dari kisaran 2024, dan diprediksi hal ini disebabkan oleh beberapa insiden keselamatan pasien yang merupakan bentuk pelayanan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara empiris pengaruh gaya pengawasan dan kepemimpinan terhadap kualitas pelayanan keperawatan. Desain penelitian menggunakan studi cross sectional, dengan teknik sampel menggunakan purposive sampling yang melibatkan 48 perawat di unit rawat inap sebagai sampel. Hasil analisis menyimpulkan bahwa gaya pengawasan dan kepemimpinan secara serentak dan sebagian berpengaruh terhadap kualitas pelayanan keperawatan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pendidikan dan pelatihan bagi kepala ruangan terkait teknik pengawasan dan juga manajemen kepemimpinan, sesuai dengan implikasi dari Sistem Neuman yang menekankan pentingnya mempertimbangkan semua dimensi kehidupan manusia secara holistik untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif dan bermakna
Kinerja Implementasi Early Warning System di Unit Rawat Inap: Peran Unpleasant Symtoms Model dan Kolaborasi Interprofesional Sukarti Sukarti; Sabina Gero; Muhammad Jamaluddin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55122

Abstract

Penelitian ini dilakuan karena pada kisaran tahun 2024 terdapat 149 aktivasi kode biru di fasilitas rawat inap, namun 32 pasien mengalami keterlambatan pengobatan oleh tim medis, sehingga berdampak pada insiden keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh aspek TOUS dan kolaborasi antarprofesional terhadap kinerja perawat dalam pelaksanaan EWS di fasilitas rawat inap. Desain penelitian menggunakan studi cross sectional, dengan teknik sampel menggunakan simple random sampling, dan penentuan perhitungan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga ditemukan jumlah sampel 99 perawat fasilitas rawat inap. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara bersamaan dan sebagian model TOUS dan kolaborasi antarprofesional memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja perawat dalam pelaksanaan EWS. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen rumah sakit harus fokus pada dukungan karir dengan memberikan pelatihan terstruktur dan memberikan kesempatan bagi perawat untuk memperoleh pendidikan profesi keperawatan, selain menetapkan standar khusus dalam implementasi dan juga menerapkan program pendampingan akan membimbing perawat yang disiplin dalam pelaksanaan EWS.
Efektifitas Intervensi Ikan Tuna Menurut Model Sunrise untuk Peningkatan Kadar Hemoglobin Penderita Anemia di SMA Negeri 1 Seram Bagian Timur Rahmawati Tutupoho; Sabina Gero; Muhammad Jamaluddin
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 5 (2026): Volume 8 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i5.25114

Abstract

ABSTRACT Reduced hemoglobin levels are one of the signs of anemia, a condition that is often referred to by the general public as a lack of blood. Many people with anemia are not aware of it, especially among teenagers. By ensuring optimal nutritional intake, one of which is to increase hemoglobin levels, one of which is consuming foods that contain high iron, one of which is Tuna. The purpose of this study was to determine the effectiveness of Tuna interventions. This study uses a quantitative research methodology with a true experimental research design. In this study, a pretest-postest with control group was used. The results of the analysis concluded that there were differences in pre and post hemoglobin levels in the intervention group. There was a difference in pre and post hemoglobin levels in the control group. Tuna intervention has an effect on increasing hemoglobin levels. Consumption of tablets with blood increases in hemoglobin levels. There was a difference in the effectiveness of the tuna intervention in the experimental group, with the effectiveness of giving blood-boosting tablets on hemoglobin levels in female students with anemia. Tuna Fish Intervention is more effective in increasing Hemoglobin levels in anemia patients than just consuming blood-boosting tablets. Keywords: Anemia, Tunafish, Female Teenagers.  ABSTRAK Berkurangnya kadar hemoglobin merupakan salah satu tanda anemia, suatu kondisi yang sering disebut oleh masyarakat umum sebagai kurang darah. Banyak penderita anemia yang tidak menyadari terutama di kalangan remaja. Dengan memastikan asupan nutrisi yang optimal dapat meningkatkan kadar hemoglobin salah satunya mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi zat besi salah satunya Ikan Tuna. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas intervensi Ikan Tuna. Penelitian ini menggunakan metodeologi penelitian Kuantitatifdengan desain penelitian true eksperiment. Pada penelitian ini menggunakan pretest-postest with control group. Hasil Analisa menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan kadar hemoglobin pre dan post pada kelompok intervensi. Terdapat perbedaan kadar hemoglobin pre dan post pada kelompok kontrol. Intervensi ikan tuna berpengaruh terhadap kenaikan kadar hemoglobin. Konsumsi tablet tambah darah berpengaruh terhadap kenaikan kadar hemoglobin. Terdapat perbedaan efektivitas intervensi tuna pada kelompok eksperimen, dengan efektivitas pemberiaan tablet penambah darah terhadap kadar hemoglobin pada siswi dengan anemia. Intervensi Ikan Tuna lebih efektif menaikkan kadar Hemoglobin penderita anemia dibanding hanya mengkonsumsi tablet tambah darah. Kata Kunci: Anemia, Ikan Tuna, Remaja Putri.
Determinan Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kepatuhan Perawat Mendokumentasikan Bundle Pencegahan Infeksi Hais di Ruang Rawat Inap Faradila Gustyaningtyas; Sabina Gero; Witri Hastuti
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 5 (2026): Volume 8 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i5.25065

Abstract

ABSTRACT Healthcare Associated Infections (HAIs) is one of the important indicators of hospital service quality, so documenting HAIs prevention bundles consistently becomes a crucial part of nursing practice. Poor documentation can have an impact on increased risk of infection and decreased patient safety. This study aims to analyze the influence of the caring dimension and nurse behavior system on the documentation of HAIs prevention bundles and identify the dominant factors that influence them. This study used an analytical quantitative design with a cross-sectional approach. The research sample was nurses in the inpatient unit as many as 40 respondents. Data analysis included univariate, bivariate, and multivariate analyses using logistic regression. The results of bivariate analysis showed a significant relationship between several dimensions of caring and nurse behavior systems with the documentation of bundle HAIs. However, the results of the multivariate analysis showed that  the ingestive dimension  was a simultaneous dominant factor for the documentation of HAIs bundles with the influence of  the good category of ingestive factors. This study shows that the success  of documenting HAIs prevention bundles is influenced by various interacting factors, with the ingestive dimension as the main determinant. Therefore, improving the quality of documentation of HAIs bundles needs to be focused on strengthening the cognitive abilities and professional awareness of nurses through continuous training, clinical supervision, and strengthening the culture of patient safety in hospitals. Keywords: Documentation, Caring, Behavior, Bundle HAIs.  ABSTRAK Healthcare Associated Infections (HAIs) merupakan salah satu indikator penting mutu pelayanan rumah sakit, sehingga pendokumentasian bundle pencegahan HAIs secara konsisten menjadi bagian krusial dalam praktik keperawatan. Pendokumentasian yang tidak optimal dapat berdampak pada peningkatan risiko infeksi dan penurunan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi caring dan sistem perilaku perawat terhadap pendokumentasian bundle pencegahan HAIs serta mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah perawat di unit rawat inap sebanyak 40 responden. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara beberapa dimensi caring dan sistem perilaku perawat dengan pendokumentasian bundle HAIs. Namun, hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa dimensi ingestif merupakan faktor yang dominan secara simultan terhadap pendokumentasian bundle HAIs dengan pengaruh faktor Ingestif kategori baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan pendokumentasian bundle pencegahan HAIs dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berinteraksi, dengan dimensi ingestif sebagai determinan utama. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendokumentasian bundle HAIs perlu difokuskan pada penguatan kemampuan kognitif dan kesadaran profesional perawat melalui pelatihan berkelanjutan, supervisi klinis, serta penguatan budaya keselamatan pasien di rumah sakit. Kata Kunci: Pendokumentasian, Caring, Perilaku, bundle HAIs.