Muhammad Jamaluddin
Universitas Karya Husada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kinerja Implementasi Early Warning System di Unit Rawat Inap: Peran Unpleasant Symtoms Model dan Kolaborasi Interprofesional Sukarti Sukarti; Sabina Gero; Muhammad Jamaluddin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55122

Abstract

Penelitian ini dilakuan karena pada kisaran tahun 2024 terdapat 149 aktivasi kode biru di fasilitas rawat inap, namun 32 pasien mengalami keterlambatan pengobatan oleh tim medis, sehingga berdampak pada insiden keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh aspek TOUS dan kolaborasi antarprofesional terhadap kinerja perawat dalam pelaksanaan EWS di fasilitas rawat inap. Desain penelitian menggunakan studi cross sectional, dengan teknik sampel menggunakan simple random sampling, dan penentuan perhitungan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga ditemukan jumlah sampel 99 perawat fasilitas rawat inap. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara bersamaan dan sebagian model TOUS dan kolaborasi antarprofesional memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja perawat dalam pelaksanaan EWS. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen rumah sakit harus fokus pada dukungan karir dengan memberikan pelatihan terstruktur dan memberikan kesempatan bagi perawat untuk memperoleh pendidikan profesi keperawatan, selain menetapkan standar khusus dalam implementasi dan juga menerapkan program pendampingan akan membimbing perawat yang disiplin dalam pelaksanaan EWS.
Efektifitas Intervensi Ikan Tuna Menurut Model Sunrise untuk Peningkatan Kadar Hemoglobin Penderita Anemia di SMA Negeri 1 Seram Bagian Timur Rahmawati Tutupoho; Sabina Gero; Muhammad Jamaluddin
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 5 (2026): Volume 8 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i5.25114

Abstract

ABSTRACT Reduced hemoglobin levels are one of the signs of anemia, a condition that is often referred to by the general public as a lack of blood. Many people with anemia are not aware of it, especially among teenagers. By ensuring optimal nutritional intake, one of which is to increase hemoglobin levels, one of which is consuming foods that contain high iron, one of which is Tuna. The purpose of this study was to determine the effectiveness of Tuna interventions. This study uses a quantitative research methodology with a true experimental research design. In this study, a pretest-postest with control group was used. The results of the analysis concluded that there were differences in pre and post hemoglobin levels in the intervention group. There was a difference in pre and post hemoglobin levels in the control group. Tuna intervention has an effect on increasing hemoglobin levels. Consumption of tablets with blood increases in hemoglobin levels. There was a difference in the effectiveness of the tuna intervention in the experimental group, with the effectiveness of giving blood-boosting tablets on hemoglobin levels in female students with anemia. Tuna Fish Intervention is more effective in increasing Hemoglobin levels in anemia patients than just consuming blood-boosting tablets. Keywords: Anemia, Tunafish, Female Teenagers.  ABSTRAK Berkurangnya kadar hemoglobin merupakan salah satu tanda anemia, suatu kondisi yang sering disebut oleh masyarakat umum sebagai kurang darah. Banyak penderita anemia yang tidak menyadari terutama di kalangan remaja. Dengan memastikan asupan nutrisi yang optimal dapat meningkatkan kadar hemoglobin salah satunya mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi zat besi salah satunya Ikan Tuna. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas intervensi Ikan Tuna. Penelitian ini menggunakan metodeologi penelitian Kuantitatifdengan desain penelitian true eksperiment. Pada penelitian ini menggunakan pretest-postest with control group. Hasil Analisa menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan kadar hemoglobin pre dan post pada kelompok intervensi. Terdapat perbedaan kadar hemoglobin pre dan post pada kelompok kontrol. Intervensi ikan tuna berpengaruh terhadap kenaikan kadar hemoglobin. Konsumsi tablet tambah darah berpengaruh terhadap kenaikan kadar hemoglobin. Terdapat perbedaan efektivitas intervensi tuna pada kelompok eksperimen, dengan efektivitas pemberiaan tablet penambah darah terhadap kadar hemoglobin pada siswi dengan anemia. Intervensi Ikan Tuna lebih efektif menaikkan kadar Hemoglobin penderita anemia dibanding hanya mengkonsumsi tablet tambah darah. Kata Kunci: Anemia, Ikan Tuna, Remaja Putri.