This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Devi Septiani
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Yoga Hormonal Terhadap Perubahan Siklus Menstruasi Pada Akseptor Kb Suntik di Klinik Seto Hasbadi 01 dan Ghaisan Medical Center Kota Bekasi Tahun 2026 Olivia Nency; Devi Septiani; Sinta Anggraeni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56273

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan KB suntik yang mengandung hormon progesteron diketahui dapat memengaruhi keseimbangan hormon reproduksi sehingga berpotensi menyebabkan perubahan siklus menstruasi, sehingga diperlukan intervensi komplementer seperti yoga hormonal yang diduga dapat membantu regulasi hormonal dan menjaga kestabilan siklus menstruasi pada akseptor KB suntik. Tujuan: Untuk Mengetahui Pengaruh Yoga Hormonal Terhadap Perubahan Siklus Menstruasi Pada Akseptor KB Suntik Di Klinik Seto Hasbadi 01 dan Ghaisan Medical Center Kota Bekasi Tahun 2026. Metode: Penelitian dilakukan melalui desain pre-eksperimental, dengan pemberian intervensi yoga hormonal pada kelompok akseptor KB suntik selama beberapa sesi terstruktur. Pengukuran perubahan siklus menstruasi dilakukan menggunakan lembar observasi atau kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis untuk melihat pengaruhnya dengan menggunakan SPSS 25. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian uji wilcoxon di ketahui Asymp. Sig (2 – Talled) bernilai 1,000 artinya tidak adanya perubahan siklus menstruasi pada akseptor KB Suntik Di Klinik Seto Hasbadi 01 dan Ghaisan Medical Center Kota Bekasi, hal ini di temukan hasil nilai kesamaan sebelum dan sesudah pada siklus mentruasi akseptor KB suntik, sehingga di simpulkan hasil penelitian tidak adanya pengaruh yoga hormonal terhadap perubahan siklus menstruasi pada Akseptor KB suntik. Kesimpulan dan Saran: diharapkan dapat melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan cakupan tempat penelitian yang lebih luas agar hasil dapat digeneralisasikan secara lebih optimal. Peneliti berikutnya juga disarankan mengontrol variabel perancu seperti lama penggunaan KB suntik, tingkat stres, status gizi, dan aktivitas fisik yang dapat memengaruhi keseimbangan hormonal dan siklus menstruasi.