This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Ongky Harianto
Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analysis of Activity-Based Costing (ABC) Implementation For Inpatient Operational Cost Control in 2025 Ongky Harianto; Ermi Girsang; Sri Lestari Ramadhani Nasution
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57414

Abstract

Rumah sakit membutuhkan informasi biaya yang akurat untuk menetapkan tarif layanan, menyusun anggaran, dan mengendalikan biaya operasional. Pada RS Pratama Krayan, penetapan tarif rawat inap masih berisiko menimbulkan distorsi biaya karena belum sepenuhnya menggunakan pendekatan berbasis aktivitas.Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Activity Based Costing (ABC) dalam pengendalian biaya operasional rawat inap di RS Pratama Krayan, Kalimantan Utara, Tahun 2025.Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara, kemudian dianalisis dengan tahapan ABC, yaitu identifikasi aktivitas, pengelompokan biaya ke dalam cost pool, penetapan cost driver, perhitungan tarif aktivitas, dan pembebanan biaya ke masing-masing kelas rawat inap untuk memperoleh unit cost. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sembilan aktivitas biaya utama dengan total biaya operasional rawat inap sebesar Rp 2.744.000.000. Tarif aktivitas dihitung menggunakan cost driver berupa hari rawat inap, luas ruangan, dan konsumsi listrik. Perhitungan ABC menghasilkan unit cost rawat inap per hari sebesar Rp 179.494 pada kelas VIP, Rp 107.782 pada Kelas I, Rp 88.608 pada Kelas II, dan Rp 86.881 pada Kelas III. Seluruh hasil tersebut lebih rendah dibandingkan tarif yang berlaku, dengan penurunan sebesar 48,7% pada VIP, 46,1% pada Kelas I, 50,8% pada Kelas II, dan 42,1% pada Kelas III. Penerapan ABC mampu menghasilkan informasi biaya rawat inap yang lebih rinci, proporsional, dan transparan, sehingga dapat digunakan sebagai dasar evaluasi tarif dan pengendalian biaya operasional rumah sakit.