p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Priyanto Priyanto
Universitas Ngudi Waluyo Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Mindfulness Terhadap Stres Kerja Perawat dalam Perspektif Teori Caring Jean Watson: Suatu Literature Review Maya Ulfaha; Priyanto Priyanto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57496

Abstract

Latar belakang: Perawat adalah salah satu profesi yang signifikan berisiko tinggi mengalami stres kerja, yang dapat menurunkan kemampuan empati dan kualitas perawatan. Intervensi Mindfulness telah terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran diri dan keseimbangan emosi pada perawat. Tujuan: Literatur review ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mindfulness terhadap stres kerja perawat dalam perspektif Teori Caring Jean Watson. Metode: Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan database SagePub, Pubmed dan Google Scholar. Artikel diseleksi dengan menggunakan kriteria inklusi yakni artikel dibatasi sejak lima tahun terakhir (2020-2025), penelitian empiris, partisipan adalah perawat dan merupakan artikel penelitian murni dan full teks. Hasil: Didapatkan delapan artikel yang memenuhi kriteria dalam studi review ini. Artikel penelitian berasal dari Indonesia dan dari luar. Simpulan: Tinjauan menunjukkan bahwa mindfulness secara konsisten menurunkan stres kerja, meningkatkan empati, regulasi emosi, dan kesejahteraan psikologis, yang sejalan dengan dimensi caritas dalam Teori Caring Watson. Kata kunci: Empati; Mindfulness; Stres kerja; Teori Caring Jean Watson Abstract Background: Nursing is a significant profession that is at high risk of experiencing work-related stress, which can diminish empathy and the quality of care. Mindfulness interventions have been shown to be effective in enhancing self-awareness and emotional balance among nurses. Objective: This literature review aims to examine the impact of mindfulness on work-related stress among nurses from the perspective of Jean Watson's Theory of Caring. Method: Article searches were conducted using the SagePub, Pubmed and Google Scholar databases. Articles were selected based on inclusion criteria, which limited the search to the last five years (2020-2025), empirical research, participants being nurses, and consisting of pure research articles in full text. Results: Eight articles that met the criteria were identified for this review study. The research articles originated from both Indonesia and abroad. Conclusion: The review indicates that mindfulness consistently reduces work-related stress, enhances empathy, emotional regulation, and psychological well-being, which aligns with the dimensions of caritas in Watson's Theory of Caring. Keywords: Empathy; Jean Watson's Caring Theory; Mindfulness; Work Stress
Filsafat Keperawatan Kepatuhan Pengisian Early Warning Score Pada Perawat Terhadap Length Of Stay (LOS) Day di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam dan Candra Hapsari Rahmawati; Priyanto Priyanto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58820

Abstract

Abstrak Filsafat dalam keperawatan menekankan pentingnya nilai moral, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam memberikan asuhan keperawatan yang aman, efektif, dan berpusat pada pasien. Early Warning Score (EWS) merupakan instrumen klinis krusial untuk mendeteksi dini tanda-tanda perburukan kondisi fisiologis pasien melalui pengukuran parameter vital. Kepatuhan perawat dalam pengisian EWS secara langsung mencerminkan penerapan nilai-nilai etika dan tanggung jawab profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kepatuhan perawat dalam pengisian EWS dan kaitannya dengan Length of Stay (LOS) pasien di ruang rawat inap penyakit dalam dan paru melalui pendekatan filsafat keperawatan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang dikombinasikan dengan analisis konseptual berbasis pilar filosofi (ontologi, epistemologi, aksiologi). Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa kepatuhan perawat yang tinggi dalam pengisian EWS berkorelasi kuat dengan intervensi medis yang lebih antisipatif, yang secara signifikan memperpendek LOS pasien. Implementasi EWS secara konsisten tidak hanya berkontribusi terhadap efisiensi pelayanan, tetapi juga merupakan wujud nyata aplikasi teori caring (Jean Watson) dan profesionalisme klinis (Patricia Benner). Nilai-nilai moral, etika, dan profesionalisme menjadi landasan filosofis yang tidak terpisahkan dalam menjaga kualitas asuhan keperawatan Kata Kunci: Filsafat Keperawatan, Kepatuhan Perawat, Early Warning Score, Length of Stay, Keselamatan Pasien. Abstract Philosophy in nursing emphasizes the importance of moral values, responsibility, and professionalism in providing safe, effective, and patient-centered care. The Early Warning Score (EWS) is a crucial clinical instrument used to early detect signs of deterioration in a patient's physiological condition by measuring vital parameters. Nurses' compliance in completing the EWS directly reflects the application of ethical values and professional responsibility. This study aims to analyze the factors of nurses' compliance in completing the EWS and its relationship with the patient's Length of Stay (LOS) in internal medicine and pulmonary wards through a nursing philosophy approach. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) combined with conceptual analysis based on philosophical pillars (ontology, epistemology, axiology). The literature synthesis results indicate that high nurse compliance in EWS completion correlates strongly with more anticipatory medical interventions, which significantly shortens the patient's LOS. Consistent implementation of EWS contributes not only to service efficiency but is also a concrete manifestation of caring theory (Jean Watson) and clinical professionalism (Patricia Benner). Moral, ethical, and professional values serve as an inseparable philosophical foundation in maintaining the quality of nursing care. Keywords: Nursing Philosophy, Nurse Compliance, Early Warning Score, Length of Stay, Patient Safety.
Active Analysis of Cycle Breathing Technique in Sopt Patients According To Roy's Adaptation Theory In Restoring Oxygenation Needs : Literature Review Eka Wardaningsih; Priyanto Priyanto; Gipta Galih Widodo
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.61528

Abstract

Abstrak Sindrom obstruktif pasca-tuberkulosis merupakan kondisi patologis kompleks yang ditandai dengan pola ventilasi obstruktif, retensi sekret, dan penurunan kapasitas fungsi pernapasan pada 30–60% pasien pasca-TB. Sindrom ini merupakan konsekuensi residual signifikan yang memengaruhi kualitas hidup dan morbiditas jangka panjang pasien. Penelitian ini menganalisis penerapan Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) melalui kerangka kerja Teori Adaptasi Roy untuk memahami mekanisme pemulihan kebutuhan oksigenasi pada pasien dengan kondisi ini. Metodologi yang digunakan adalah analisis konsep kualitatif berdasarkan tinjauan pustaka sistematis terhadap artikel yang diterbitkan dari tahun 2020–2025 yang bersumber dari basis data internasional termasuk PubMed, CINAHL, Google Scholar, dan repositori institusi kesehatan Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa ACBT bekerja melalui mekanisme subsistem regulator dan kognator untuk meningkatkan perilaku adaptif dalam mode fisiologis-fisik, khususnya pada komponen oksigenasi yang mencakup ventilasi, pertukaran gas, dan transportasi oksigen. Lebih lanjut, ACBT menstimulasi adaptasi di seluruh mode konsep diri yang meningkatkan efikasi diri dan harapan, mode fungsi peran yang memulihkan kapasitas aktivitas kehidupan sehari-hari, dan mode saling ketergantungan yang meningkatkan dukungan sosial dan kepatuhan. Kerangka kerja Model Adaptasi Roy menyediakan pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi stimulus fokal, stimulus kontekstual, dan stimulus residual yang memengaruhi adaptasi pasien. Integrasi ACBT dalam paradigma Teori Adaptasi Roy menekankan kebutuhan holistik akan intervensi keperawatan komprehensif yang mempertimbangkan keempat mode adaptasi dalam memulihkan kebutuhan oksigenasi. Implikasi klinis termasuk pengembangan protokol asuhan keperawatan berdasarkan penilaian komprehensif terhadap perilaku adaptif dan maladaptif pasien. Kata Kunci: Active Cycle of Breathing Technique, Teori Adaptasi Roy, sindrom obstruktif pasca-tuberkulosis, kebutuhan oksigenasi, mode adaptasi, perilaku adaptif, rehabilitasi pernapasan. Abstract Post-tuberculosis obstructive syndrome represents a complex pathological condition characterized by obstructive ventilation patterns, retained secretions, and decreased respiratory functional capacity in 30–60% of post-TB patients. This syndrome constitutes a significant residual consequence affecting long-term patient quality of life and morbidity. This study analyzes the application of Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) through Roy's Adaptation Theory framework to understand the mechanisms of oxygenation need restoration in patients with this condition. The methodology employed qualitative concept analysis based on systematic literature review of published articles from 2020–2025 sourced from international databases including PubMed, CINAHL, Google Scholar, and Indonesian healthcare institutional repositories. Analysis results demonstrate that ACBT operates through regulator and cognator subsystems mechanisms to enhance adaptive behaviors in the physiological-physical mode, specifically in the oxygenation component encompassing ventilation, gas exchange, and oxygen transport. Furthermore, ACBT stimulates adaptation across self-concept mode enhancing self-efficacy and hope, role function mode restoring activities of daily living capacity, and interdependence mode improving social support and compliance. Roy's Adaptation Model framework provides a systematic approach to identifying focal stimuli, contextual stimuli, and residual stimuli affecting patient adaptation. Integration of ACBT within Roy's Adaptation Theory paradigm emphasizes the holistic necessity of comprehensive nursing interventions considering all four adaptive modes in restoring oxygenation needs. Clinical implications include development of nursing care protocols based on comprehensive assessment of adaptive and maladaptive patient behaviors. Keywords: Active Cycle of Breathing Technique, Roy's Adaptation Theory, post-tuberculosis obstructive syndrome, oxygenation needs, adaptive modes, adaptive behavior, respiratory rehabilitation.