Bambang Karmanto
Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemetaan Kasus dan Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2 Berbasis Sistem Informasi Geografis Puskesmas Cibeureum Zahra Tahira; Bambang Karmanto; Maula Ismail Mohammad; Lina Khasanah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57625

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat. Di wilayah kerja Puskesmas Cibeureum Kabupaten Kuningan, kasus meningkat dari 370 pada tahun 2023 menjadi 650 pada tahun 2024 atau sebesar 74,86%. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan berbasis wilayah melalui Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengidentifikasi pola persebaran dan faktor risiko. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh pasien diabetes melitus tipe 2 sebanyak 650 orang dengan teknik total sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari laporan skrining Penyakit Tidak Menular yang diolah menggunakan aplikasi QGIS. Variabel penelitian meliputi jenis kelamin, usia, obesitas, aktivitas fisik, pola makan, dan riwayat merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus tersebar di delapan desa dengan jumlah tertinggi di Desa Cimara sebanyak 134 kasus (20,62%) dan terendah di Desa Sukarapih sebanyak 56 kasus (8,62%). Mayoritas penderita adalah perempuan, berusia 40–59 tahun, dan mengalami obesitas. Dengan demikian, SIG efektif digunakan untuk mendukung perencanaan intervensi kesehatan berbasis wilayah.
Distribusi Spasial Tuberkulosis Paru Berbasis Sistem Informasi Geografis di Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 Windiana Nabil Qanitah; Maula Ismail Mohammad; Lina Khasanah; Bambang Karmanto
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i2.7516

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Southeast Asia has the highest prevalence of pulmonary TB globally (45.6%), with Indonesia ranking second worldwide (9.2%). West Java Province accounts for the largest share of cases in Indonesia, representing 23% of the national total. According to the 2023 Global TB Report, the estimated number of TB cases in Indonesia reached 1,090,000, or 387 per 100,000 population. This study aims to map and describe the spatial distribution of pulmonary TB prevalence as well as risk factors, including nutritional status, smoking habits, and household contact in West Java Province using a Geographic Information System (GIS). The study design employed a quantitative analytical approach using a cross-sectional ecological method, utilizing secondary data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI) across 27 districts/cities in West Java Province. Spatial analysis was conducted using QGIS for mapping. The results showed that the distribution of pulmonary TB was dominated by the low category (<0.3%) in 14 areas, the moderate category (0.4–0.7%) in 11 areas, and the high category (>0.8%) in 2 areas. The risk factors of malnutrition and smoking were dominated by the moderate category, while household contact was dominated by the low category. The distribution patterns of risk factors do not always align with the distribution of pulmonary TB, indicating the presence of multidimensional influences. This mapping provides a foundation of information for more targeted pulmonary TB control interventions.