This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Adinda Putri Aprianti
STIKES Abdi Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis di Puskesmas Cakung Isnaeni Isnaeni; Adinda Putri Aprianti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57629

Abstract

Tuberkulosis (TBC) menjadi masalah kesehatan global dengan angka kejadian dan kematian tinggi, termasuk di Indonesia, serta keberhasilan pengobatannya sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam menjalani terapi jangka panjang. Di Puskesmas Cakung, masih ditemukan ketidakpatuhan pasien dalam pengobatan yang berpotensi menyebabkan putus obat, salah satunya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan pasien tentang penyakit dan terapinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis (OAT) di Puskesmas Cakung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross sectional pada 40 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup karakteristik responden, tingkat pengetahuan tentang tuberkulosis, serta kepatuhan minum obat menggunakan instrumen MMAS-8, serta didukung data sekunder berupa rekam medis, laporan program TB, dan Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB). Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi variabel dan bivariat untuk menguji hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik (77,5%) dengan kepatuhan yang didominasi kategori sedang (40,0%) dan tinggi (37,5%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan berperan dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap terapi OAT dan mendukung keberhasilan pengobatan TBC.