Kolaborasi interprofesional merupakan kompetensi penting dalam pelayanan kesehatan karena kualitas pelayanan dan keselamatan pasien sangat dipengaruhi oleh komunikasi efektif dan kerja sama antar tenaga kesehatan. Simulation-Based Interprofessional Education (SIPE) merupakan metode pembelajaran inovatif yang memberikan pengalaman belajar klinis realistis melalui skenario simulasi untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam praktik kolaboratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Simulation-Based Interprofessional Education terhadap peningkatan kompetensi kolaborasi, komunikasi interprofesional, dan patient safety pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan desain literature review dengan pendekatan narrative synthesis berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui database Scopus, PubMed, Google Scholar, dan Garuda menggunakan kata kunci simulation-based learning, interprofessional education, teamwork, communication, patient safety, dan nursing students. Sebanyak 10 artikel yang terdiri dari 5 jurnal internasional dan 5 jurnal nasional yang dipublikasikan tahun 2021–2026 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Simulation-Based Interprofessional Education efektif meningkatkan kompetensi kolaborasi, komunikasi interprofesional, teamwork, clinical judgement, dan kesadaran terhadap keselamatan pasien pada mahasiswa keperawatan. Penggunaan high-fidelity simulation, virtual simulation, dan simulasi berbasis TeamSTEPPS meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam praktik klinis kolaboratif melalui pengalaman belajar yang realistis dan interaktif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa Simulation-Based Interprofessional Education merupakan strategi pembelajaran inovatif yang efektif dalam pendidikan keperawatan untuk meningkatkan kompetensi kolaborasi, komunikasi interprofesional, dan patient safety mahasiswa keperawatan.