: Pembelajaran Seni dan Budaya di tingkat sekolah dasar memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dan melestarikan warisan budaya bangsa. Namun, minat siswa dalam mengenal tokoh-tokoh budaya lokal masih rendah akibat metode pembelajaran yang monoton dan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis mobile bernama “JAWARA” sebagai sarana pengenalan tokoh wayang kulit secara interaktif dan menarik untuk siswa kelas IV SD Negeri Madyotaman Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Produk dikembangkan menggunakan Construct 3 dan diuji melalui validasi oleh tiga ahli media, tiga ahli materi, serta tiga pendidik. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, angket, dan dokumentasi. Menggunakan validasi dari ahli materi, ahli media, dan guru pengajar SD Negeri Madyotaman Surakarta. Identifikasi masalah di SD Negeri Madyotaman Surakarta adalah guru masih mengajar dengan cara yang tradisional sederhana sehingga keterbatasan media ajar yang menyebabkan siswa mudah bosan saat pembelajaran berlangsung sehingga perlu adanya inovasi media pembelajaran berbasis mobile. Teknik analisis data yang digunakan yaitu skor hasil pengisian angket atau kuesioner kelayakan yang diperoleh dari ahli materi, ahli media, dan guru pendidik. Penelitian ini menghasilkan produk pembelajaran berbasis mobile “JAWARA” sebagai sarana pengenalan tokoh wayang kulit. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 89% dari ahli media, 92% dari ahli materi, dan 87% dari pendidik dengan kategori sangat layak. Selain itu, siswa memberikan tanggapan positif dengan persentase rata-rata sebesar 88%. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran “JAWARA” layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran seni budaya yang edukatif dan menyenangkan di sekolah dasar.