Aurel Naila Mashieka Putri Nuryana
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Dakwah Digital Habib Ja’far dalam Diseminasi Nilai-nilai Pendidikan Karakter Religius Bagi Gen Z Muhammad Faiz Ubaidillah; Aurel Naila Mashieka Putri Nuryana
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i1.691

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena "toleransi kebablasan" di kalangan Generasi Z yang memicu ambiguitas normatif antara ranah Muamalah dan Ibadah, serta mengidentifikasi intervensi diskursif Habib Ja’far Al-Hadar dalam penguatan variabel pendidikan karakter religius. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan strategi komunikasi gaya bahasa rumor Habib Ja’far serta mengkaji nilai-nilai toleransi dalam konten kolaborasi dan meninjau dinamika keagamaan Gen Z dalam platform digital secara luas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif multi-metode, mengintegrasikan fenomenologi terhadap 10 informan Gen Z dan Analisis Wacana Kritis (CDA) terhadap 15 konten digital Habib Ja’far. Temuan besar menunjukkan adanya kekosongan otoritas interpretatif yang memicu "sinkretisme linguistik" sebagai bentuk normalisasi sosial di kalangan Gen Z. Sebagai temuan penjelas, aspek pendidikan karakter seperti Kemandirian Berpikir dan Tanggung Jawab Moral ditemukan melemah akibat arus tren media sosial. Intervensi Habib Ja’far melalui strategi proporsionalitas berhasil menanamkan kembali variabel Kejujuran Intelektual dalam beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan karakter religius berbasis Tauhid merupakan prasyarat toleransi sejati. Temuan ini memberikan kontribusi teoritik berupa Model Batasan Toleransi Kontekstual untuk meredefinisi kurikulum pendidikan karakter yang adaptif di era digital.
Westernisasi Dalam Dunia Pendidikan: Peran Mahasiswa Dalam Menyikapi Budaya Barat Di Era Globalisasi Aurel Naila Mashieka Putri Nuryana; Brillian Zahfa Alpridiyanti; Fathiya Izzati Shahira; Intan Febriani Nurrohman; Novia Nurul Fadila Fitri; Ratna Fitria
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 3 No. 2 (2025): JIPNAS - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v3i2.286

Abstract

Indonesia sedang mengalami era globalisasi yang ditandai dengan masuknya budaya asing yaitu westernisasi akibat dari kemajuan teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peran mahasiswa dalam menyikapi masuknya budaya asing di era globalisasi. Penelitian ini dilakukan di lingkungan mahasiswa sekitar Bandung. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif biasanya digunakan untuk menganalisis lebih dalam terhadap suatu perilaku atau fenomena sosial. Data diperoleh dari survei penelitian mengenai pendapat masyarakat terhadap pengaruh budaya luar. Hasil penelitian menunjukkan westernisasi tidak selalu berkonotasi negatif, terlebih di dalam dunia pendidikan. Justru mahasiswa memiliki peran yang sangat penting dalam menyikapi budaya barat di era globalisasi ini. Selama budaya asing tidak bertentangan dengan nilai nilai norma, budaya asing dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, bahkan dapat membuka peluang untuk memperkaya budaya lokal