This Author published in this journals
All Journal AGRIEKSTENSIA
Lukman Martunis
Program Studi Pengelolaan Perkebunan, Poliven Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji ZPT Alami Kulit Bawang Merah dan Kompos Eceng Gondok Terhadap Pertumbuhan Jeruk Purut Mulyanti Mulyanti; Sofia Keumalasari; Dewi Yana; Lukman Martunis; Ayuliza Ayuliza
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 24 No. 2 (2025): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v24i2.3062

Abstract

Kelebihan bibit dari stek adalah tanaman buah-buahan tersebut akan mempunyai sifat yang  sama dengan induknya terutama dalam hal bentuk buah, ukuran, warna dan rasanya. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk menstimulasi pertumbuhan tunas adalah dengan mengkombinasi zat pengatur tumbuh. Penambahan zat pengatur tumbuh alami kulit bawang merah dapat mengontrol perkembangan jaringan meristem, sehingga akan mempengaruhi pemanjangan sel, dengan penambahan konsentrasi zat pengatur tumbuh yang sesuai dapat membantu pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan stek jeruk purut setelah diberikan kompos eceng gondok dan ZPT kulit bawang merah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah kompos eceng gondok (faktor P) dengan empat taraf faktor kedua konsentrasi lama perendaman ZPT kulit bawang merah faktor E dengan empat taraf. Sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 2 ulangan maka ada 32 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bawah kombinasi perlakuan kompos eceng gondok dan perendaman stek dalam ZPT kulit bawang merah tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan jumlah tunas, pertambahan panjang tunas, dan pertambahan jumlah daun baik antar perlakuan maupun dengan kontrol.