Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP PENGUASAAN KONSEP MATERI BIOTEKNOLOGI DAN BERNALAR KRITIS SISWA SMA INSTITUT INDONESIA SEMARANG Sulis Setyaningrum; Eko Retno Mulyaningrum; M Anas Dzakiy
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol. 12 No. 1 (2026): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Lembaga Pengembangan Profesi Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v12i1.537

Abstract

Siswa kesulitan memahami materi bioteknologi karena banyak menggunakan bahasa ilmiah dan kemampuan bernalar kritis siswa belum optimal, sehingga perlu didukung dengan model pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran untuk materi bioteknologi adalah PjBL (Project-Based Learning). Ilmu bioteknologi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga berpeluang diajarkan melalui proyek. Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui efektivitas model PjBL dalam meningkatkan penguasaan konsep bioteknologi serta memperkuat elemen bernalar kritis. Penelitian dilaksanakan di SMA Institut Indonesia Semarang pada Juli-Agustus 2023. Penerapan riset dengan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Multiple Group Design. Sampel penelitiannya adalah kelas eksperimen I (X-2) dan eksperimen II (X-3) berdasarkan uji homogenitas nilai rapor. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pretest dan posttest). Uji normalitas, uji homogenitas, uji t satu pihak kanan, dan uji t dua pihak digunakan untuk analisis data dalam riset ini. Hasil penelitian menunjukkan kelas eksperimen I N-Gain score penguasaan konsep bioteknologi sebesar 64% dan kelas eksperimen II sebesar 74%.  Adapun N-Gain bernalar kritis kelas eksperimen I sebesar 61% sedangkan kelas eksperimen II sebesar 68%. Kesimpulan penelitian ini yaitu model PjBL dapat meningkatkan penguasaan konsep bioteknologi dan penguatan profil bernalar kritis siswa kelas X SMA Institut Indonesia Semarang.
Pengaruh Perbedaan Pot Hitam dan Softpot terhadap Jumlah Anakan dan Panjang Akar Anggrek Dendrobium sonia ersakul Devany England Filany; M Anas Dzakiy
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 2 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i2.437

Abstract

 Anggrek merupakan tanaman hias yang cantik dengan laju pertumbuhan yang panjang. Perkembangan anggrek dapat dipengaruhi secara optimal dengan pemilihan jenis pot yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan pengaruh penggunaan pot hitam dan softpot pada anggrek Dendrobium sonia ersakul ditinjau dari jumlah anakan dan panjang akar baru yang muncul. Penelitian ini dilakukan di CV. Candi Orchid Semarang dari bulan Juni sampai Agustus. Penelitian ini adalah bagian dari kelompok eksperimen yang menggunakan pengacakan sempurna pada satu faktor yaitu pot hitam dan softpot. Pendekatan yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu media tanam dipengaruhi oleh warna pot yang digunakan. Hormon yang ada pada media tanam mungkin dipengaruhi oleh suhu. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan nyata jumlah anakan yang dihasilkan antara pot hitam dan softpot, namun terdapat perbedaan waktu tumbuh yang dikendalikan oleh hormone sitokinin. Panjang akar baru yang muncul berbeda nyata antara pot hitam dan softpot, hal ini dipengaruhi oleh hormon auksin.