Salah satu UMKM bergerak dibidang kuliner adalah D’lor Bakery, dikenal produk unggulannya berupa rotitawar khas Bandung serta berbagai varian roti manis dengan citarasa khasnya. Produk dihasilkan D’lor Bakery memiliki kualitas rasa yang baik, dipasarkan dengan harga terjangkau, sehingga menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Potensi inilah menjadikan D’lor Bakery memiliki peluang besar lebih dikenal luas bersaing dengan produk sejenis dipasaran. Berdasarkan observasi dilapangan, strategi pemasaran yang diterapkan D’lor Bakery masih sangat terbatas. Saat ini, penjualan produk lebih banyak dilakukan secara langsung ditoko, sementara promosi yang dijalankan masih mengandalkan metode tradisional, dari mulut-kemulut. Strategi ini memiliki kelemahan, jangkauan konsumennya masih sempit, belum mampu memanfaatkan potensi besar dari perkembangan teknologi digital. Minimnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi menjadi salahsatu kendala utama memperluas pasar. Selain itu, belum adanya konten promosi yang menarik dan konsisten, membuat produk D’lor Bakery sulit bersaing ditengah persaingan bisnis kuliner semakin ketat. Tujuannya, untuk meningkatkan strategi pemasaran usaha melalui pemanfaatan media sosial serta pengembangan konten digital lebih kreatif, modern, sesuai dengan perkembangan tren saat ini. Metode pengabdian berupa wawancara, observasi, pendampingan dan dokumentasi. Hasil akhir UMKM D’lor Bakery memiliki media sosial yang aktif dan dikelola dengan konsep branding lebih menarik serta profesional, memperluas jangkauan pasar untuk meningkatkan daya saing usaha.