Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN DAN SKRINING RISIKO PENYAKIT DEGENERATIF DISLIPIDEMIA DI PUSKESMAS WONOREJO, KOTA SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR: - Hery Kurniawan; Aminatu Zuhro; Wahyu Trimadianti; Tasya Debora Simanjuntak2; Nurul Annisa; Jaka Fadraersada
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.46962

Abstract

Perubahan pola hidup modern telah menyebabkan peningkatan prevalensi dislipidemia sebagai salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan melakukan skrining dini terhadap risiko dislipidemia pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Wonorejo, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Kegiatan dilakukan pada Juni 2025 dengan pendekatan partisipatif edukatif yang mencakup penyuluhan interaktif dan skrining profil lipid (kolesterol total, trigliserida, high-density lipoprotein (HDL), dan low-density lipoprotein (LDL)) kepada 50 warga. Sebesar 45 peserta berusia >46 tahun, dari total 50 orang, 82% memiliki kadar kolesterol total tinggi dan 70% memiliki kadar LDL melebihi normal. Sedangkan kadar HDL 88% peserta masih berada dalam rentang normal. Mayoritas peserta memiliki profil lipid yang menunjukkan risiko tinggi terhadap penyakit kardiovaskular. Kegiatan ini menegaskan pentingnya edukasi dan skrining rutin sebagai strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran dan kesehatan masyarakat di tingkat layanan primer.
Dampak Intellectual Capital Terhadap Stabilitas Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023 Nurul Annisa; Ike Purnamasari; Muhammad Ramadhani Kesuma
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/f7y2j212

Abstract

The Indonesian banking sector underwent significant transformations amidst economic volatility and the pandemic from 2019 to 2023. To survive and recover, banks were required to adapt by optimizing Intellectual Capital. This study aims to analyse the impact of Human Capital Efficiency (HCE), Structural Capital Efficiency (SCE), and Capital Employed Efficiency (CEE) on bank stability (Z-score). Utilizing a quantitative approach, this research analyses panel data from 47 conventional banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2019 and 2023, selected through purposive sampling. Panel data regression analysis (EViews 12) was conducted, involving model selection tests (Chow, Hausman) and hypothesis testing (F-test and T-test). The findings reveal that only CEE exerts a positive and significant effect on the Z-score, confirming that the efficiency of physical and financial capital (tangible assets) remains the dominant determinant of a bank's financial stability. Conversely, intellectual capital components show no significant effect. HCE exhibits a positive yet insignificant impact due to the long-term nature of human resource investments, while SCE shows a negative and insignificant effect stemming from suboptimal structural capital management and limitations in the VAIC measurement formula.