Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI PEMBUATAN RAMUAN DAUN SAMBUNG NYAWA SEBAGAI OBAT HERBAL UNTUK MENURUNKAN KOLESTEROL PENDERITA DYSLIPIDEMIA DI DESA RIDAN KECAMATAN BANGKINANG KOTA Yenny Safitri; Dewi Sulastri Juwita; Ridha Hidayat
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49500

Abstract

Pola makan yang tidak teratur yang terjadi pada masyarakat saat ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah penderita dengan gejala terjadinya peningkatan kolesterol darah, jika kondisi ini terus berlanjut tanpa dilakukan pengontrolan dan pengobatan akan mengakibatkan lonjakan penyakit jantung coroner dan strok, sebab terjadinya kedua penyakit mematikan itu diawali dengan adanya gejala meningkatnya kadar kolesterol dalam darah yang dikenal dengan Dyslipidemia (Arif munka 2019). Masyarakat Desa Ridan Permai  mengobati kolesterol menggunkan obat dari dokter spesialis penyakit dalam. Ada juga beberapa masyarakat Desa Ridan Permai  menggunakan herbal sebagi obat kolesterol, namun diantara obat herbal yang mereka gunakan tidak satupun dari masyarakat mengetahui bahwa daun dari tanaman sambung nyawa juga dapat mengobati kolesterol. Berdasarkan fakta tersebut dan melalui upaya pengabdian masyarakat yang merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka tim pengabdian masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai sangat berkeinginan untuk mensosialisasikan atau memberi pengetahuan tentang tanaman sambung nyawa tersebut sekaligus juga ingin mengajarkan kepada masyarakat desa Ridan Permai  seperti apa meramu atau membuat ramuan sambung nyawa untuk mengobati kolesterol.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. S DENGAN PENERAPAN FOOT ELEVATION TERHADAP PENURUNAN DERAJAT EDEMA PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU Intan Zanisa; Yenny Safitri; Rian; Dewi Sulastri Juwita
Jurnal Spektrum Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): Volume 1 Nomor 3, November 2025
Publisher : El-Emir Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/(juski).v1i3.398

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) is a major risk factor for leg edema. Edema can occur because blood accumulates in the feet, ankles and soles of the feet. The aim of this research is to determine the effect of 30° foot elevation on reducing the degree of lower extremity edema in Mr. S, who was medically diagnosed with Congestive Heart Failure (CHF), in the Krisan Room of Arifin Achmad Hospital, Pekanbaru, in 2025. This research is a quasi-experimental study conducted from May 15–17, 2025, with a sample of 1 respondent at Arifin Achmad Hospital, Pekanbaru. The results showed that the administration of 30° foot elevation had an effect in nursing care for Mr. S to reduce lower extremity edema, namely reducing from edema grade 3 to edema grade 2. Recommendation: It is expected that clients and families will always pay attention to their health condition and perform independent care by using 30° foot elevation if edema occurs.
PENGARUH BUERGER ALLEN EXERCISE (LATIHAN SENAM KAKI) TERHADAP NILAI ANKLE BRACHIAL INDEX (INDEKS PERGELANGAN KAKI BRAKIALIS) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD ARIFIN ACHMAD Devina Yuristin; Dewi Sulastri Juwita
Jurnal Spektrum Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): Volume 2 Nomor 1, Maret 2026
Publisher : El-Emir Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/(juski).v2i1.490

Abstract

Diabetes Melitus dengan komplikasinya merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Ancaman serius bagi penderita Diabetes Melitus adalah risiko disfungsi aliran balik vena pada kaki, ulkus diabetikum, neuropati, gangren, hingga amputasi (Salam & Laili, 2020). BAE adalah suatu terapi modalitas yang dilakukan dengan berbagai variasi gerakan postural aktif di area plantar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh BAE dengan Nilai ABI pada pasien Diabetes Melitus Tipe II di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Pra eksperimen. Hasil uji statistik menunjukkan p value = 0,162 (p > 0,05), Terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah intervensi, yaitu terjadi peningkatan perfusi darah yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai ABI setelah dilakukan latihan secara rutin. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah intervensi, yaitu terjadi peningkatan perfusi darah yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai ABI setelah dilakukan latihan secara rutin