Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI BRANDING DAN DIGITAL MARKETING UMKM DYNASTIE MADU KEMLAGI KAMPUNG WISATA Susilowati Susilowati; Sulistiami Sulistiami; Fitria Hansyah Fatmasari; Dinda Maharani Verdikasari; Dinar Nisa’ul Choir; Amelia Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.50704

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi, salah satunya melalui kontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan lokal. UMKM Dynastie Madu di Desa Kemlagi, Mojokerto, memiliki potensi besar sebagai sentra produksi madu sekaligus Kampung Wisata edukatif. Namun, UMKM ini menghadapi kendala berupa terbatasnya diversifikasi produk, kemasan yang kurang menarik, pemasaran yang masih konvensional, serta pemanfaatan digital marketing yang belum optimal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui pelatihan, pendampingan, dan implementasi berbasis partisipatif dengan lima tahapan, yaitu pengembangan diversifikasi produk, peningkatan kapasitas produksi, penguatan identitas dan kualitas kemasan, perluasan jaringan pemasaran konvensional, serta optimalisasi digital marketing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan jumlah produk turunan madu dari 1 menjadi 13 jenis, peningkatan kapasitas produksi madu murni dari ±120 kg menjadi ±170 kg per bulan, serta perbaikan desain dan kualitas kemasan. Selain itu, UMKM berhasil memanfaatkan marketplace (Shopee, Facebook, TikTok) dengan rata-rata 80 pesanan daring per bulan. Temuan ini menegaskan bahwa strategi branding yang efektif dan pemanfaatan digital marketing mampu meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan mendukung transformasi Desa Kemlagi menuju Kampung Wisata berbasis madu yang berkelanjutan.
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Digital Interaktif ICT dengan Media Digital Interaktif VR pada Materi Penjumlahan Pecahan Kelas V SDN Dr Soetomo V Surabaya Amelia Putri; Dian Kusmaharti
Paedagogie Vol 21 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/f3gz2537

Abstract

This study aims to determine the differences in learning outcomes of fifth-grade elementary school students on the addition of fractions material between the use of interactive digital media based on Information and Communication Technology (ICT) and interactive digital media based on Virtual Reality (VR). This study was motivated by the low learning outcomes of students on the addition of fractions material and the limited use of innovative technology-based learning media that are in line with the characteristics of 21st-century learners. Interactive digital media based on ICT and VR are considered capable of helping students understand the abstract concept of fractions through visualization and learning interactions that are more interesting and meaningful. The research method used is a quantitative approach with a quasi-experimental design. The subjects of the study were fifth-grade students of Dr. Soetomo Elementary School Surabaya, who were divided into two groups: an experimental group using interactive digital media based on ICT and another experimental group using interactive digital media based on Virtual Reality (VR). Data collection techniques included learning outcome tests in the form of pretests and posttests, as well as observations to assess student responses during the learning process. The collected data were analyzed using descriptive analysis, normality tests, homogeneity tests, and independent sample t-tests. The results show that there are significant differences in learning outcomes between students who use ICT-based interactive digital media and students who use VR-based interactive digital media in learning fraction addition. Students who learn using VR-based interactive digital media achieve higher learning outcomes compared to students who use ICT-based interactive digital media. Therefore, Virtual Reality (VR)-based interactive digital media can be used as an effective alternative learning medium to improve elementary school students' mathematics learning outcomes, especially in the material of fraction addition.