Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

BUKU CERITA DAN BUKU SAKU SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SAYUR DAN BUAH Nia Budhi Astuti; Eka Puspita Sari; Gebby Melinda Felle
GEMA KESEHATAN Vol. 11 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : POLTEKKES KEMENKES JAYAPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/gk.v11i1.86

Abstract

Sayur dan buah – buah dibutuhkan oleh tubuh karena mengandung vitamin dan mineral yang berfungsi membantu proses metabolisme. Data Riskesdas tahun 2018 proporsi kurang mengkonsumsi sayur dan buah untuk anak usia 9 – 14 mencapai 96,8%. Rata – rata konsumsi sayur dan buah 1- 2 porsi seminggu sekitar 67,3% dan yang mengkonsumsi lebih dari 5 porsi semingga sekitar 3,1%. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh buku cerita dan buku saku dalam meningkatkan pengetahuan sayaur dan buah. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan rancangan ramdomized two group design. Jumlah sampel 38 anak SD kelas 4 penentuan sampel dengan simple random sampling. Analisis yang digunakan uji Paired T- Test dan uji Independent sample T Test. Hasil penelitian nilai rata – rata pengetahun menggunakan media buku cerita, rata – rata nilai pretest 47,11 dan rata – rata nilai posttest 71,05. Peningkatan pengetahuan 50,8%. Ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi menggunakan media buku cerita bergambar (p = 0,001). Rata – rata nilai pengetahuan menggunakan media buku saku, nilai pretest 44,74 dan nilai posttest 71,58. Peningkatan pengetahuan 59,9%. Ada perbedaan nilai pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media buku saku (p = 0,000). Secara signifikan tidak ada perbedaan pengetahuan sayur dan buah yang mendapatkan media buku cerita maupun yang mendapatkan buku saku (p value 0,874). Namun nilai rata – rata pengetahuan media buku saku lebih tinggi dibandingkan dengan media buku cerita. Kesimpulan buku cerita dan buku saku merupakan media edukasi gizi yang dapat meningkatakan pengetahuan sayur dan buah pada anak sekolah dasar Kata kunci : buku cerita, buku saku, sayur, buah, pengetahuan
Potential of avocado oil (Persea americana) in improving triglyceride and High Density Lipoprotein (HDL) levels in rats (Rattus novergicus) model of dyslipidaemia due to high fat diet Sari, Eka Puspita; Wasita, Brian; Muthmainah, Muthmainah
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 12 ISSUE 4, 2024
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2024.12(4).296-305

Abstract

Background: Elevated levels of Dyslipidaemia pose a significant threat to cardiovascular health. Fortunately, the abundance of polyunsaturated and monounsaturated fatty acids (PUFA and MUFA) present in avocado oil offers a promising avenue for individuals with Dyslipidaemia to improve their lipid profile levels.Objectives: The objective of this research is to ascertain the potential of avocado oil in improving triglyceride and HDL levels.Methods: A pre-post test control group design was employed, utilizing male Wistar rats aged 8 weeks with a body weight ranging from 150-200 g. The mice were segregated into six groups: N, K-, K+, P1, P2, and P3. Throughout the trial, solely group N abstained from ingesting avocado oil or HC. Conversely, all other groups were administered HC and subsequently, K+ was prescribed simvastatin while P1, P2 and P3 received avocado oil for a duration of 28 days. The data was subjected to statistical analysis using SPSS vr.25. The statistical significance threshold was set at p<0.05.Results: Mean changes in levels (mg/dL) for TG -29.67 (P1), -48.99 (P2), -56.78 (P3) and for HDL 41.75 (P1), 46.35 (P2). There was a significant difference in TG and HDL levels between P1, P2, P3 when compared with K- (p<0.05).Conclusion: Avocado oil exhibits efficacy in lowering TG levels and elevating HDL levels, rendering it a viable option for daily consumption.
Penyuluhan Kesehatan sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Masyarakat tentang ISPA di Kampung Ansudu I Kabupaten Sarmi Sari, Eka Puspita; Dosinaeng, Antonius S.W.; Pureklolon, Paula S.M; Chuswarany, Muzdalifah P.; Tasik, Putri I.; Pekei, Amelia Y.; Tabuni, Alfian B.F.C; Sasarari, Anisa H.N.; Duwiri, Devega E.; Aliansyah, Dimas A.; Uduas, Karmila; Nawipa, Nova J.R.K; Tantu, Nur R.N.A BT Usman; Gunina, Offelani C.; Yarisetouw, Orpa I.; Wanimbo, Ofrida
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i4.17395

Abstract

This community service activity aims to increase public knowledge about Acute Respiratory Infections (ARI) through health education in Ansudu I Village, Sarmi Regency, enabling the community to take preventive measures and perform early management of ARI. The implementation method used a health education approach with a one-group pre-test–post-test design. Participants completed questionnaires before and after the health education session to measure changes in knowledge. Data were analyzed using the Paired T-Test. The target partners of this activity were residents of Ansudu I Village, including housewives, health cadres, and community leaders. The program focused on improving community literacy regarding ARI through health education. Before the intervention, the majority of respondents (69.2%) had low levels of understanding about ARI, whereas after the intervention, 53.8% of participants demonstrated good knowledge. The paired T-test produced a p-value of 0.000, indicating that the health education effectively increased community literacy about ARI.
INOVASI TOILETPRENEURSHIP UNTUK MEWUJUDKAN AKSES SANITASI LAYAK DAN BERKELANJUTAN Galio Rudulfo Dian Burdames; Ristina Rosauli Harianja; Roswati Roswati; Ummu Khaerat Rahmawan; Ayu Sunarti S.; Citra Kumala Dewi; Eka Puspita Sari; Genoveva Chatleen C. Mollet; Suci Fajriani S; Nurul Fitri Ayu; Antonius S. W. Dosinaeng; Herdiani Siallagan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.52302

Abstract

Akses terhadap air dan sanitasi merupakan hak asasi manusia yang mendasar. Di Papua, kondisi sanitasi masih menunjukkan ketimpangan yang jauh lebih besar dibandingkan wilayah lain di Indonesia. Data menunjukkan bahwa hanya sekitar 5,02% rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi aman. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun sinergi dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai bahaya perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Upaya ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif dalam program Toiletpreneurship, yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, karena program ini menekankan keterlibatan langsung pemuda dan masyarakat dalam setiap proses pemberdayaan. Kegiatan dilaksanakan di Distrik Sentani pada Januari–Maret 2025 dengan melibatkan 30 peserta, terdiri dari pemuda lokal, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan lingkungan. Hasil kegiatan mencakup pemetaan komunitas dan kondisi sanitasi yang digunakan sebagai alat advokasi kepada pemangku kepentingan lokal serta dasar ilmiah dalam perancangan toilet tahan iklim. Peningkatan keterampilan peserta menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung efektif dalam membangun kapasitas teknis pemuda. Inovasi toilet yang dihasilkan juga berdampak sosial signifikan dengan meningkatnya akses sanitasi rumah tangga dan menurunnya praktik BABS. Monitoring dan evaluasi menegaskan bahwa integrasi pemicuan, pelatihan teknis, dan teknologi sanitasi tahan iklim membawa perubahan positif yang berkelanjutan.
Efektivitas Edukasi Kesehatan dan Pengendalian Malaria Berbasis Lingkungan di Kampung Ansudu 1 Sarmi Antonius S.W. Dosinaeng; Eka Puspita Sari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9533

Abstract

Malaria masih menjadi masalah kesehatan di wilayah endemis, termasuk Kabupaten Sarmi, Papua. Rendahnya pengetahuan masyarakat serta kondisi lingkungan yang mendukung perkembangbiakan vektor menjadi faktor risiko utama penularan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dan melakukan pengendalian vektor malaria. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan partisipatif, disertai pretest dan posttest, serta intervensi berupa pembagian kelambu berinsektisida dan penaburan larvasida. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat, dimana kategori pengetahuan tinggi meningkat dari 30,8% menjadi 92,3% dengan perbedaan signifikan (p < 0,001). Intervensi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan kelambu dan menjaga lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi dan pengendalian vektor efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan menurunkan risiko penularan malaria.
UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG MELALUI EDUKASI INTERAKTIF PADA ANAK SEKOLAH DASAR DALAM PROGRAM RAMADHAN KIDS CERIA Herdiani Siallagan; Eka Puspita Sari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity was carried out with the aim of increasing children's understanding and forming better vegetable and fruit consumption habits from an early age through health education at the Baiturrahim Mosque in Kotaraja. The implementation method of this activity included health education, question and answer sessions, and evaluation through pre-tests and post-tests. The pre-test was conducted before the intervention to determine the participants initial level of knowledge, and the post-test was conducted after the intervention to measure the increase in participants knowledge. The participants of this activity were elementary school-aged children who participated in the Ramadhan Kids Ceria program with a total of 24 participants. Before counseling, most participants (45.8%) had sufficient knowledge and a small portion (16.7%) had insufficient knowledge about balanced nutrition, while only 37.5% had good knowledge. After the intervention, there was an increase in knowledge in participants where the majority of participants (66.7%) had good knowledge, and there was a change in participants who had sufficient knowledge (29.2%) and less (4.1%).
Ultra-Processed Foods and Sarcopenia-Related Conditions among Older Adults: A Systematic Review Sari, Eka Puspita; Dewi, Citra Kumala; Harianja, Ristina Rosauli; Mollet, Genoveva C
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/82ys5p44

Abstract

The increasing elderly population has contributed to the growing prevalence of sarcopenia-related conditions among older adults. Nutritional factors, including the consumption of ultra-processed food (UPF), are suspected to play a role in the decline of muscle health, frailty, and physical function in the elderly. This systematic review aimed to evaluate the association between ultra-processed food consumption and sarcopenia-related conditions among older adults. This study employed a systematic review method based on the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines. Literature searches were conducted through the PubMed and ScienceDirect databases in May 2026. Observational studies assessing the association between UPF consumption and sarcopenia-related outcomes were included in this review. A total of 11 studies were included in this systematic review. Most studies demonstrated that high UPF consumption was associated with an increased risk of frailty, reduced muscle strength, low physical performance, increased body fat, lower skeletal muscle mass, and a higher risk of sarcopenic obesity among older adults. However, several studies did not report statistically significant associations. High consumption of ultra-processed food tends to be associated with various sarcopenia-related conditions in older adults. Limiting UPF intake and adopting healthy dietary patterns may help maintain muscle health and physical function in the aging population.