Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN KESEHATAN EFIKASI KALSIUM SEBAGAI PENCEGAHAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA KEHAMILAN PREEKLAMPSIA Rahayu Rahayu; Husnul Khatimah; Tahira Tahira; Tira Zhagira; Sarjani Linggi Allo; Risna Yunita Asmin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55575

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan masih menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas ibu dan janin. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah pemenuhan asupan kalsium yang adekuat selama kehamilan. Namun, rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai efikasi kalsium sebagai pencegahan peningkatan tekanan darah masih sering ditemukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang efikasi kalsium dalam mencegah peningkatan tekanan darah pada kehamilan preeklampsia melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan desain pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar pada bulan Januari 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 15 ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan hanya 26,7% ibu hamil memiliki pengetahuan baik, sedangkan setelah penyuluhan meningkat menjadi 60%. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai peran kalsium dalam pencegahan peningkatan tekanan darah pada kehamilan preeklampsia. Pendidikan kesehatan secara berkelanjutan direkomendasikan sebagai upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko preeklampsia.
Analisis Faktor Determinan Ketidakpatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Setelah Pemberian Edukasi Kesehatan Tira Zhagira; Ayu Syah Putri; Murni Murni; Tri Lestari
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1646

Abstract

Latar Belakang: Tablet Fe merupakan salah satu intervensi penting dalam pencegahan anemia pada ibu hamil. Meskipun edukasi kesehatan telah diberikan, sebagian ibu hamil masih belum mengonsumsi tablet Fe secara teratur. Ketidakpatuhan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain pengetahuan, sikap, efek samping, dukungan keluarga, dan keteraturan kunjungan antenatal care (ANC). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan ketidakpatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil setelah pemberian edukasi kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada Mei–Juli 2026 dengan melibatkan 72 ibu hamil sebagai responden. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, efek samping, dukungan keluarga, kunjungan ANC, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43 responden (59,7%) termasuk kategori tidak patuh mengonsumsi tablet Fe dan 29 responden (40,3%) patuh. Ketidakpatuhan lebih banyak ditemukan pada responden dengan pengetahuan kurang, sikap negatif, mengalami efek samping, dukungan keluarga kurang, dan kunjungan ANC yang tidak teratur. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p=0,018), sikap (p=0,009), efek samping (p=0,021), dukungan keluarga (p=0,013), dan keteraturan kunjungan ANC (p=0,031) dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Kesimpulan: Pengetahuan, sikap, efek samping, dukungan keluarga, dan keteraturan kunjungan ANC merupakan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe setelah pemberian edukasi kesehatan