Sisca Theresia Situmorang
Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SD DALAM PEMBUATAN MODUL AJAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL SD NEGERI 098164 DLK. PARMONANGAN KAB. SIMALUNGUN Rianita Simamora; Theresia Monika Siahaan; Sisca Theresia Situmorang; Diva Indah Maria Pandiangan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57857

Abstract

Pendidikan yang berkualitas merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Di SD Negeri 098164 Dlk. Parmonangan, pelatihan peningkatan kompetensi guru dalam pembuatan modul ajar berbasis kearifan lokal sangat mendesak untuk dilaksanakan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman guru mengenai pentingnya mengintegrasikan kearifan lokal dalam proses pembelajaran, yang dapat meningkatkan relevansi materi ajar dengan konteks budaya siswa. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membekali guru dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan dalam merancang modul ajar yang tidak hanya sesuai dengan kurikulum, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai lokal yang ada di sekitar mereka. Dengan demikian, diharapkan guru dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi siswa, serta meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Luaran yang ditargetkan dari pelatihan ini adalah terciptanya modul ajar berbasis kearifan lokal yang siap digunakan dalam proses pembelajaran di kelas. Selain itu, diharapkan pula adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyampaikan materi yang relevan dengan budaya lokal, yang pada gilirannya dapat memperkuat identitas budaya siswa. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga pada penguatan karakter dan nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat.
Eksplorasi Etnomatematika pada Permainan Tradisional Kelereng dan Makanan Tradisional Onde-onde Sisca Theresia Situmorang; Fibra Ananta; Elice Twenty Saragih; Fizka Yulia Justin Saragih; Reymond Dwi Putra Sinaga; Jatenra Holan Jaya Hutahean
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4341

Abstract

Matematika sering dianggap sulit dan kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari, padahal konsep matematika sebenarnya banyak ditemukan dalam budaya. Salah satu pendekatan yang dapat menghubungkan matematika dengan budaya adalah etnomatematika, yang mengkaji praktik budaya yang mengandung unsur matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesamaan konsep matematika yang terdapat pada permainan tradisional kelereng dan makanan tradisional onde-onde. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi yang didukung oleh studi literatur. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi terhadap aktivitas permainan kelereng serta proses pembuatan onde-onde. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesamaan konsep matematika pada kedua objek budaya tersebut, yaitu bilangan bulat positif, operasi bilangan, pengukuran, bangun ruang sisi lengkung (bola), serta konsep integral volume benda putar. Pendekatan etnomatematika mampu menunjukkan keterkaitan antara matematika dan budaya, serta dapat dimanfaatkan sebagai alternatif dalam pembelajaran matematika untuk membantu siswa memahami konsep secara kontekstual dan lebih bermakna.