Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect Of Giving Calcium As An Effort To Prevent Preeclampsia: A Literature Review Desy Dwi Cahyani Cahyani; Ega Ayundasari; Heppy Rina Mardiana; Sunaeni Sunaeni; Irawati Irawati; Mulyati Mulyati
An Idea Nursing Journal Vol. 2 No. 02 (2023)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v2i02.194

Abstract

Preeclampsia is a pregnancy disorder accompanied by hypertension and proteinuria. Efforts to prevent preeclampsia can be made with medical prevention, namely, meeting the calcium needs of pregnant women. This research aims to determine the effect of givingcalcium to prevent preeclampsia. The method used in the literature review is a systematic mapping study obtained from 3 databases, namely Pubmed, Garuda, and Google Scholar, using inclusion and exclusion criteria. Key term used in searching literature: "Calcium for prevention of preeclampsia." from 10 journals, it was found that the correct dose of calcium and timing of giving calcium to pregnant women was found and that calcium had an effect on preventing preeclampsia. Data analysis techniques use Synthesize or compare. Conclusion: Mothers are advised to consume calcium because it can lower blood pressure. By reducing blood pressure in pregnant women, calcium can prevent the occurrence of preeclampsia, especially in pregnant women who have hypertension or a history of preeclampsia.
Hubungan Strategi Koping Dengan Tingkat Stres Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pandanwangi Malang: The Relationship Between Coping Strategies and Stress Levels Among Pregnant Women at the Pandanwangi Community Health Center, Malang Naurah Nazhifah; Sunaeni Sunaeni
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan periode rentan terhadap masalah psikologis yang terjadi akibat perubahan fisik, hormonal, dan sosial. Sebanyak 36,52% ibu hamil di Makassar dilaporkan mengalami stres psikososial berkelanjutan, dan studi pendahuluan di Puskesmas Pandanwangi Kota Malang menemukan 17 dari 152 ibu hamil (11,2%) memiliki skor EPDS lebih dari 13 yang mengindikasikan risiko gangguan psikologis. Stres prenatal yang tidak tertangani berisiko menimbulkan komplikasi obstetrik, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah. Strategi koping berperan penting sebagai mekanisme adaptasi terhadap stresor kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan strategi koping dengan tingkat stres pada ibu hamil di Puskesmas Pandanwangi Kota Malang. Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 60 ibu hamil trimester I-III yang sedang memeriksakan kehamilan dan dipilih secara purposive sampling. Strategi koping diukur menggunakan Brief COPE dan tingkat stres menggunakan Revised Prenatal Distress Questionnaire (NuPDQ). Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test (α = 0,05). Hasil menunjukkan 78,3% responden memiliki strategi koping sedang dan 85,0% mengalami stres ringan. Uji Chi-Square memperoleh p-value 0,802, sedangkan Fisher’s Exact Test memperoleh p-value 1,000 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara strategi koping dengan tingkat stres. Ibu hamil disarankan untuk menerapkan strategi koping yang adaptif seperti mencari dukungan sosial, mengikuti kelas ibu hamil supaya dapat mengelola stress selama kehamilan dengan lebih baik.