Fadlyatul Fajri
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari,Makasar, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemeriksaan Antenatale Care dan Pemberian Vitamin Fe di Posyandu Desa Boronglamu Kecamatan Arungkeke Jeneponto Fadlyatul Fajri; Hijrawati Hijrawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 3 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v2i3.221

Abstract

Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dan pemberian tablet Fe sangat penting untuk mencegah anemia dan komplikasi kehamilan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan ANC dan pemberian tablet Fe. Hasil program menunjukkan peningkatan kesadaran ibu hamil sebesar 80%. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan kesadaran dan ketersediaan fasilitas kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengembangkan pengetahuan ibu hamil dengan penyuluhan edukasi/informasi pemeriksaan Antenatae Care dan pemberian tablet Fe yang merupakan salah satu upaya  preventif dan promotif dalam mencegah anemia pada ibu hamil. Metode penyuluhan kegiatan menggunakan metode ceramah (penyuluhan) yang dirangkaikan dengan diskusi tanya jawab secara interaktif antara penyuluh dan peserta kegiatan dengan menggunakan powerpoint dan lembar leaftlet. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis pertanyaan-pertanyaan peserta sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya dan antusias peserta pada saat kegiatan berlangsung.
Pendampingan Kader Pokja Ii Melalui Pelatihan Menyiapkan Mp-Asi Adekuat Berbahan Lokal Fadlyatul Fajri; Normalia Normalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 1 No 1 (2023): Volume I No. 1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi pada balita, khususnya dalam masa pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI), masih menjadi tantangan di berbagai wilayah pedesaan. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah melalui pemberdayaan kader Posyandu, khususnya Pokja II, yang memiliki peran strategis dalam penyuluhan dan pendampingan keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Pokja II di Desa Desa Kalebentang dalam menyiapkan MP-ASI yang memadai dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, pemaparan, serta praktik langsung pembuatan menu MP-ASI berbahan lokal. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest, serta observasi selama praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader secara signifikan, serta munculnya antusiasme dalam memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti ubi, tempe, daun kelor, dan ikan lokal sebagai sumber MP-ASI. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pengasuhan dan asupan gizi balita. Diharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menjadi model pemberdayaan kader di wilayah lain.
Optimalisasi Peran Kader Kesehatan melalui Pelatihan Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin, dan Sugestif untuk Mendukung ASI Eksklusif Berbasis Komunitas Fadlyatul Fajri; Irma Sri Rejeki; Harlina Harlina; Sitti Hardiyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 5 No 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v5i2.355

Abstract

Pemberian ASI eksklusif masih menghadapi berbagai tantangan di tingkat komunitas, termasuk keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mendukung ibu menyusui melalui pendekatan nonfarmakologis. Pemberdayaan kader kesehatan menjadi strategi penting untuk meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif melalui penerapan terapi komplementer yang aman dan mudah diaplikasikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan melalui pelatihan stimulasi pijat endorphin, oksitosin, dan sugestif sebagai terapi komplementer berbasis komunitas dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung kepada kader kesehatan, disertai evaluasi menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan serta keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan kader kesehatan dari 15% pada pre-test menjadi 97% pada post-test, serta peningkatan keterampilan dari 5% menjadi 98% setelah pelatihan. Kader kesehatan mampu memahami konsep terapi komplementer dan mempraktikkan teknik stimulasi pijat endorphin, oksitosin, dan sugestif secara benar dan mandiri. Pelatihan ini meningkatkan kesiapan kader dalam mendampingi ibu menyusui di komunitas. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kader kesehatan melalui pelatihan terapi komplementer berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kapasitas kader dan berpotensi mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.