Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal (X1) dan faktor eksternal (X2) terhadap motivasi kerja (Y1) serta dampaknya pada kinerja pekerja (Y2). Faktor internal mencakup karakteristik individu (usia, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan teknis) serta faktor psikologis (kepuasan kerja, loyalitas, dan persepsi terhadap lingkungan kerja). Sementara itu, faktor eksternal meliputi gaji dan insentif, beban kerja, lingkungan kerja, gaya kepemimpinan, dan budaya organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasi Person untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal, khususnya karakteristik individu seperti tingkat pendidikan dan pengalaman kerja, memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kinerja pekerja. Namun, faktor psikologis cenderung memberikan pengaruh yang lebih lemah terhadap motivasi dan kinerja. Faktor eksternal ditemukan lebih dominan dalam mempengaruhi motivasi maupun kinerja. Beban kerja, lingkungan kerja, dan gaya kepemimpinan menunjukkan hubungan yang kuat dan signifikan, terutama gaya kepemimpinan partisipatif dan transformasional yang mampu meningkatkan motivasi serta efektifitas penyelesaian tugas. Sebaliknya, gaya kepemimpinan otoriter menunjukkan hubungan negatif terhadap motivasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa faktor internal berperan dalam membentuk kapasitas dasar pekerja, sementara faktor eksternal khususnya gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja lebih dominan dalam meningkatkan motivasi serta kinerja pekerja jasa konsultan perencana dan pengawas konstruksi di Kota Manokwari. Kata Kunci: Faktor Internal, Faktor Eksternal, Motivasi, Kinerja Pekerja