Muhammad Rasyid Abdul Ghafir
Ekonomi Syariah UINFAS Bengkulu, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Ekonomi Syariah dalam Meningkatkan Kepercayaan pada UMKM Cita Rasa Emita Ayu Ningsih; Ezmi Permata Sari; Futri Nadilah; Hikma Karunia Lestari; Muhamad Ilham Maulana; Muhammad Rasyid Abdul Ghafir; Naufal Muhammad Dzakwan; Sinta Puji Lestari; Sriani Gusti
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/3r8vya10

Abstract

Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia menjadi salah satu pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam era persaingan bisnis yang semakin ketat, kepercayaan konsumen menjadi faktor utama dalam menjaga keberlangsungan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi syariah dalam meningkatkan kepercayaan konsumen pada UMKM Cita Rasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan prinsip ekonomi syariah seperti kejujuran,amanah, transparansi, keadilan, pelayanan yang baik,serta jaminan kehalalan produk mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap UMKM Cita Rasa. Selain itu, penerapan nilai syariah juga memberikan dampak positif terhadap loyalitas pelanggan, peningkatan penjualan, serta citra usaha yang lebih baik di masyarakat.Implementasi ekonomi syariah tidak hanya menjadi strategi bsinis tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab moral dan spiritual dalam menjalankan usaha. Dengan demikian, ekonomi syariah memiliki peran penting dalam membangun hubungan jangka panjang antara pelaku UMKM dan Konsumen sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi modern. Kata Kunci : Ekonomi syariah, kepercayaan konsumen, UMKM, Etika bisnis Islam, UMKM Cita Rasa Abstract The develolopment of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia has become one of the main pillars supporting national economic growth. In the midst of increasingly competitive business conditions, consumer trust is an important factor in maintaining business sustainability. This study aims to analyse the role of Islamic economics in increasing consumer trust in UMKM Cita Rasa. The research used a descriptive studies. The result show that the implementation of Islamic economic principles sch as honesty, trustworthiness, transparency, fairness, good service, and hlal product assurance has a poritive influebce on consumer trust. Consumers tend to feel more confident and comfortable purchasing products from business that apply Islamic ethical values in their operations. In addition the application of sharia principles also contributes to customer  loyalty, increased sales, and a stronger business image in society. The existence of halal products and transparent transctions are important indicators in building long term relationships between business actors and consumers. However, the implementation of Islamic economics in MSMEs still faces several challenges, including ilimited understanding of sharia business concepst, certification costs, and technological limitations. Therefore, support from the government, Islamic financial institutions, and society is needed to strengthen the development of sharia based MSMEs. This study concludes that Islamic economics plays a significant role in increasing consumer trust and strengthening the competitiveness of UMKM Cita Rasa in the modern economic era. Keywords: Islamic economics, consumer trust, MSMEs, Islamic business ethics, UMKM Cita Rasa
Analisis Penerapan Prinsip Transparansi Produksi dalam Membangun Kepercayaan Konsumen Perspektif Ekonomi Syariah pada UMKM Cita Rasa Bengkulu Emita Ayu Ningsih; Ezmi Permata Sari; Futri Nadilah; Hikma Karunia Lestari; Muhamad Ilham Maulana; Muhammad Rasyid Abdul Ghafir; Naufal Muhammad Dzakwan; Sinta Puji Lestari; Sriani Gusti
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/6abzjm43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip transparansi produksi dalam membangun kepercayaan konsumen pada UMKM Cita Rasa Bengkulu berdasarkan perspektif ekonomi syariah. Transparansi produksi merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan bisnis yang mampu meningkatkan keyakinan konsumen terhadap kualitas, keamanan, dan kehalalan produk yang ditawarkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi produksi yang diterapkan melalui keterbukaan informasi bahan baku, proses produksi, kebersihan lingkungan kerja, serta informasi kehalalan produk mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Dalam perspektif ekonomi syariah, transparansi merupakan implementasi prinsip shiddiq, amanah, dan keadilan yang menjadi dasar dalam aktivitas bisnis Islam. Kepercayaan konsumen yang terbentuk melalui transparansi berdampak pada loyalitas pelanggan, peningkatan citra usaha, serta keberlanjutan bisnis UMKM. Penelitian ini merekomendasikan agar UMKM Cita Rasa Bengkulu terus meningkatkan keterbukaan informasi produksi sebagai bentuk implementasi etika bisnis Islam dan strategi peningkatan daya saing usaha. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa transparansi, kejujuran, dan penerapan prinsip syariah berkontribusi positif terhadap kepercayaan konsumen. Abstract This study aims to analyze the implementation of production transparency principles in building consumer trust at UMKM Cita Rasa Bengkulu from the perspective of Islamic economics. Production transparency is an important aspect of business activities because it provides clear information regarding raw materials, production processes, product quality, cleanliness, and halal assurance. This research employed a qualitative method with a case study approach. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature studies. The findings indicate that UMKM Cita Rasa Bengkulu has implemented production transparency through the disclosure of raw material information, hygienic production processes, clear product labeling, and halal-related information. These practices positively influence consumer trust by reducing uncertainty and increasing confidence in the products offered. From the perspective of Islamic economics, production transparency reflects the values of shiddiq (honesty), amanah (trustworthiness), and ‘adl (justice), while also preventing elements of gharar (uncertainty) in business transactions. The implementation of transparency not only strengthens consumer trust and loyalty but also enhances business competitiveness and sustainability. Therefore, transparency serves as an important strategy in developing consumer-oriented and sharia-compliant business practices among UMKM. Keywords: Producton Transparency, Consumer Trust, Islamic Economics, UMKM, Halal Products.