Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Konsep dan Karakteristik Tauhid dalam Islam sebagai Landasan Keimanan dan Pedoman Hidup Umat Muslim Husen Firdaus; Wahyu Hidayat; Sendi; Mahfizul Amal; Muhammad Farhan
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.5440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan karakteristik tauhid dalam Islam serta perannya sebagai landasan keimanan dan pedoman hidup umat Muslim. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena melemahnya pemahaman tauhid di kalangan umat Islam kontemporer yang ditandai dengan munculnya praktik sinkretisme, kultus individu, serta pemisahan antara nilai agama dan kehidupan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research), yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis, kitab tafsir, serta literatur klasik dan kontemporer yang relevan dengan tema tauhid. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dan deskriptif-analitik guna memperoleh pemahaman yang komprehensif terhadap konsep tauhid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tauhid merupakan inti ajaran Islam yang mencakup tiga dimensi utama, yaitu tauhid rububiyyah, uluhiyyah, dan asma’ wa sifat, yang saling melengkapi dalam membentuk akidah yang utuh. Tauhid juga memiliki karakteristik utama berupa kemurnian ibadah kepada Allah, penolakan terhadap segala bentuk kesyirikan, serta sifatnya yang menyeluruh dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Selain itu, tauhid berperan sebagai fondasi keimanan yang menentukan validitas seluruh amal, sekaligus menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah, membentuk akhlak, dan membangun kehidupan sosial yang adil dan harmonis. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa tauhid bukan hanya konsep teologis, tetapi juga prinsip fundamental yang mengintegrasikan seluruh dimensi kehidupan seorang Muslim. Penguatan pemahaman tauhid yang benar menjadi sangat penting dalam menghadapi tantangan modernitas agar umat Islam tetap memiliki landasan spiritual dan moral yang kokoh.
Pengaruh Strategi Inquiring Minds Want to Know terhadap Keaktifan Belajar PAI Siswa SD Abdul Hadi Al-Ghani; Alfaza Rizki; Mahfidzul Amal; Muhammad Farhan; Muhammad Iqbal
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keaktifan belajar siswa merupakan aspek penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar karena berpengaruh terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa dalam proses belajar. Namun, pembelajaran PAI masih sering berpusat pada guru sehingga peluang siswa untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan mengemukakan pendapat menjadi terbatas. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis pengaruh strategi Inquiring Minds Want to Know terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan dengan strategi pembelajaran inkuiri dan keaktifan belajar siswa. Pembahasan difokuskan pada konsep, karakteristik, dan langkah-langkah penerapan strategi Inquiring Minds Want to Know serta keterkaitannya dengan teori pembelajaran aktif dan konstruktivistik dalam pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi Inquiring Minds Want to Know secara teoretis memiliki potensi kuat dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa, karena mendorong rasa ingin tahu, partisipasi aktif, dan keterlibatan kognitif siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi Inquiring Minds Want to Know relevan dan efektif secara konseptual untuk diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar guna meningkatkan keaktifan belajar siswa.