Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Spinning Wheel Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD Negeri 6 Batubulan Gianyar Ni Kadek Melan Puspita; I Gusti Ngurah Triyana; Made Gautama Jayadiningrat; Ni Nyoman Ayu Suciartini
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.6232

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 6 Batubulan Gianyar, yang disebabkan oleh kurangnya variasi model pembelajaran inovatif dan media pendukung yang interaktif. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan model Problem Based Learning berbantuan media Spinning Wheel terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 6 Batubulan Gianyar. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain posttest only nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 79 siswa, terdiri atas 39 siswa kelas IV A sebagai kelompok eksperimen dan 40 siswa kelas IV B sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan tes posttest berupa tes objektif pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang telah tervalidasi. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Sample T-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Hasil analisis uji Independent Sample T-test terhadap hasil belajar peserta didik diperoleh angka sebesar 6,098 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000. Jika angka signifikansi Sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga hasilnya 0,000 < 0,05 maka maka hasil perhitungan tersebut membuktikan bahwa hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terhadap model Problem Based Learning berbantuan media Spinning Wheel terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD Negeri 6 Batubulan Gianyar.
Pembelajaran Kreatif Berbasis Proyek Pembuatan Poster dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas III SDN 12 Peguyangan Desak Putu Inten Parmana Sari; Anak Agung Ngurah Budiadnyana; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7285

Abstract

Rendahnya keterlibatan dan kreativitas siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi salah satu permasalahan yang masih ditemukan di kelas III SDN 12 Peguyangan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan bermakna bagi siswa. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah pembelajaran kreatif berbasis proyek melalui kegiatan pembuatan poster. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kreatif berbasis proyek pembuatan poster dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SDN 12 Peguyangan, mengidentifikasi kendala dan upaya yang dilakukan dalam pelaksanaannya, serta menganalisis dampaknya terhadap proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kreatif berbasis proyek pembuatan poster dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan siswa dalam memahami materi dan mengembangkan ide, kurangnya rasa percaya diri, serta kebutuhan bimbingan dalam menyusun isi poster. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut yaitu memberikan arahan, motivasi, pendampingan, dan bimbingan secara langsung selama proses pembelajaran. Penerapan pembelajaran kreatif berbasis proyek pembuatan poster memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran Bahasa Indonesia yang ditunjukkan melalui meningkatnya keaktifan, keberanian, dan kreativitas siswa dalam menyampaikan ide serta menghasilkan karya poster yang menarik. Dengan demikian, pembelajaran kreatif berbasis proyek pembuatan poster dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam menciptakan proses belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan.
Media Pembelajaran Berbasis Lagu dalam Memotivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas IV SD Nomor 1 Sobangan Ni Made Widiantari; I Nyoman Linggih; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7663

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa kelas IV SD No. 1 Sobangan pada mata pelajaran IPAS serta kurang optimalnya media pembelajaran yang telah digunakan sebelumnya. Oleh karena itu, media pembelajaran berbasis lagu diterapkan sebagai alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji langkah-langkah penerapan, tantangan dan hambatan, serta dampak penggunaan media pembelajaran berbasis lagu dalam memotivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan studi dokumen, kemudian dianalisis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran berbasis lagu dilakukan melalui tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tantangan yang dihadapi meliputi pemilihan lagu yang sesuai dengan materi pembelajaran, keterbatasan media pendukung, keterbatasan waktu pelaksanaan, serta rendahnya kepercayaan diri sebagian siswa. Penggunaan media pembelajaran berbasis lagu mampu meningkatkan motivasi belajar intrinsik maupun ekstrinsik siswa. Selain itu, media ini juga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis lagu dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Budaya Literasi Melalui Program Anyelir di Kelas IV SD Negeri 2 Tonja Denpasar Ni Made Sintya Yudha Pratiwi; Ni Nyoman Perni; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8450

Abstract

Pendidikan merupakan proses sadar dan terencana yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1). implementasi program Anyelir di SD Negeri 2 Tonja, (2). faktor pendukung serta kendala yang dihadapi oleh guru dalam menjalankan program Anyelir di SD Negeri 2 Tonja, (3). dampak program Anyelir dalam mengembangkan budaya literasi di SD Negeri 2 Tonja. Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah adalah: teori behavioristik, teori kognitivisme, dan teori konstruktivisme. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV, kepala sekolah dan siswa kelas IV SD. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis data deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukan (1) implementasi program Anyelir di SD Negeri 2 Tonja telah direncanakan secara matang, dilaksanakan di lapangan sekolah melalui aktivitas bercerita dan sesi tanya jawab interaktif, serta dievaluasi melalui Komunitas Belajar (Kombel) guru dan refleksi lisan siswa di akhir semester; (2) faktor pendukung program ini meliputi ketersediaan perpustakaan, pojok baca kelas, dan papan interaktif digital untuk games literasi, sementara kendala yang dihadapi berupa keterbatasan waktu, siswa yang pasif, dan faktor cuaca; (3) dampak positif program terlihat dari meningkatnya rasa percaya diri siswa untuk berbicara di depan umum serta meningkatnya kemampuan membaca dan mengolah informasi siswa secara signifikan.