Jaenullah Jaenullah
Universitas Ma’arif Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Peran Guru Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Di Min 1 Lampung Tengah Relawati; Agus Salim; Fadlul Munir; Fitri Suryani; Siti Nuraini; Jaenullah Jaenullah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.6366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di MIN 1 Lampung Tengah serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan karakter dalam menghadapi berbagai permasalahan moral dan sosial peserta didik di era modern. Kurikulum Berbasis Cinta diterapkan sebagai pendekatan pendidikan yang menanamkan nilai kasih sayang, kepedulian, toleransi, dan hubungan harmonis antara guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, dan dokumen pendukung. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting sebagai pendidik, pembimbing, motivator, fasilitator, dan teladan dalam membentuk karakter peserta didik. Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dilakukan melalui pembiasaan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun), kegiatan keagamaan, pendekatan humanis, dan komunikasi yang penuh kasih sayang. Faktor pendukung implementasi kurikulum meliputi dukungan kepala madrasah, kerja sama antar guru, kegiatan keagamaan, dan lingkungan sekolah yang kondusif. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan karakter peserta didik, pengaruh lingkungan luar sekolah, kurangnya perhatian sebagian orang tua, serta tuntutan administrasi dan target akademik guru. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat agar implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dapat berjalan secara optimal dalam membentuk peserta didik yang berkarakter dan berakhlak mulia.
IMPLEMENTASI METODE SOROGAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI TERHADAP KITAB KUNING: PERSPEKTIF TEORI SOSIOKULTURAL VYGOTSKY Anisa Khoirun Nikmah; Jaenullah Jaenullah; Rina Mida Hayati
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10323

Abstract

Learning classical Islamic texts at Tri Bhakti Attaqwa Islamic Boarding School still faces various challenges, particularly in students’ ability to read unvowelled Arabic texts and understand the content independently. Differences in students’ basic abilities also become obstacles in the learning process. This study aims to analyze the implementation of the sorogan method in improving students’ understanding of classical Islamic texts from the perspective of Lev S. Vygotsky’s sociocultural theory. This research employed a qualitative approach with a case study design. The research subjects consisted of female teachers and students participating in sorogan learning activities. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing using triangulation techniques to ensure data validity. The findings indicate that the sorogan method effectively improves students’ ability to read, translate, and understand classical Islamic texts gradually. The learning process reflects the concepts of zone of proximal development (ZPD) and scaffolding, where students develop through direct and gradual guidance from teachers. In addition to improving cognitive abilities, the sorogan method also fosters students’ independence, discipline, and responsibility in learning. Therefore, the sorogan method remains relevant as an effective learning approach for classical Islamic texts in line with modern developmental learning theory. ABSTRAK Pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Tri Bhakti Attaqwa masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam kemampuan santri membaca teks Arab tanpa harakat dan memahami isi kitab secara mandiri. Perbedaan kemampuan dasar antar santri juga menjadi kendala dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode sorogan dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap kitab kuning berdasarkan perspektif teori sosiokultural Lev S. Vygotsky. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas ustadzah dan santri yang mengikuti kegiatan sorogan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan efektif dalam meningkatkan kemampuan santri membaca, menerjemahkan, dan memahami isi kitab kuning secara bertahap. Proses pembelajaran mencerminkan konsep zone of proximal development (ZPD) dan scaffolding, di mana santri berkembang melalui bimbingan langsung dan bertahap dari ustadzah. Selain meningkatkan kemampuan kognitif, metode sorogan juga membentuk kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab santri dalam belajar. Dengan demikian, metode sorogan tetap relevan sebagai metode pembelajaran kitab kuning yang sesuai dengan perspektif teori perkembangan modern.