Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Paradigma Pemikiran Lembaga Dakwah: Analasis Normatif, Struktural, Kultural Dan Trasnformatif Tegar Efrizal; Miftah Maisuri Zen; Muhammad Firdaus; M Yakub
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.6528

Abstract

Lembaga dakwah memiliki peran strategis dalam mentransformasikan nilai-nilai Islam ke dalam kehidupan sosial masyarakat yang dinamis. Perkembangan zaman yang ditandai oleh globalisasi, digitalisasi, dan kompleksitas persoalan sosial menuntut adanya pembaruan paradigma dakwah agar tetap relevan, kontekstual, dan berdampak luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma pemikiran lembaga dakwah yang meliputi pendekatan normatif, struktural, kultural, dan transformatif, serta mengkaji keterkaitan dan relevansi antarparadigma dalam menjawab tantangan dakwah kontemporer. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur ilmiah terkait ilmu dakwah. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma normatif berperan sebagai fondasi teologis dalam menjaga kemurnian ajaran Islam, paradigma struktural berorientasi pada perubahan sistem sosial dan kebijakan publik, paradigma kultural menekankan dialog dengan budaya lokal, sedangkan paradigma transformatif berfokus pada pemberdayaan dan perubahan sosial yang berkeadilan. Namun, penggunaan paradigma secara parsial cenderung menghasilkan pendekatan dakwah yang kurang optimal. Oleh karena itu, integrasi keempat paradigma menjadi pendekatan yang paling relevan dalam membangun model dakwah yang holistik, adaptif, dan transformatif. Pendekatan integratif ini memungkinkan lembaga dakwah tidak hanya berfungsi sebagai penyampai ajaran agama, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan umat.
REKONSTRUKSI PERSONAL BRANDING DAN TRUST MARKETING DALAM DAKWAH DIGITAL: ANALISIS LITERATUR TERHADAP PENGUATAN EKONOMI UMAT Tegar Efrizal; Muhamad Zen; Fatmawati Fatmawati
Journal of Da'wah Vol. 5 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/jd.v5i1.6832

Abstract

Transformasi teknologi digital telah mengubah praktik dakwah Islam dari model konvensional menjadi ekosistem media digital yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi personal branding dan trust marketing dalam dakwah digital serta kontribusinya terhadap penguatan ekonomi umat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain conceptual paper berbasis literature review, data dianalisis menggunakan teknik thematic analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa personal branding dibangun melalui tiga dimensi utama, yaitu otentisitas, konsistensi, dan visibilitas, yang membentuk kredibilitas da’i di ruang digital. Kredibilitas tersebut dikonsolidasikan melalui trust marketing menjadi kepercayaan yang stabil dan berbasis nilai. Integrasi keduanya menghasilkan alur relasional yang sistematis, dari pembentukan persepsi hingga engagement audiens yang berpotensi mendorong tindakan ekonomi. Kepercayaan yang terbangun berpotensi mendorong penguatan ekonomi umat melalui 4 mekanisme, yakni filantropi digital, penguatan ekonomi halal, pembentukan komunitas ekonomi berbasis kepercayaan, dan peningkatan literasi ekonomi Islam. Penelitian ini menghasilkan model integratif proposisional yang menghubungkan personal branding, trust marketing, dan potensi dampak ekonomi umat dalam satu kerangka analisis konseptual yang memerlukan validasi empiris lebih lanjut.