Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Pengembangan Model Project Based Learning Bermuatan STEAM untuk guru PAUD Nur Chafidah
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 02 (2026): Volume 03 Nomor 02 (Juni 2026)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i02.690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru PAUD terhadap pengembangan model Project Based Learning (PjBL) bermuatan STEAM sebagai dasar penyusunan buku panduan pembelajaran. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya kesenjangan antara tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis proyek dengan kondisi pembelajaran di PAUD yang masih didominasi oleh model tematik konvensional. Selain itu, guru PAUD masih mengalami keterbatasan dalam mengintegrasikan PjBL dan STEAM secara utuh dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah 28 guru PAUD di Kabupaten Sleman. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Guttman, wawancara semi-terstruktur, serta studi literatur. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap PjBL dan STEAM berada pada kategori cukup, implementasi PjBL bermuatan STEAM masih rendah, sedangkan kebutuhan dan minat guru terhadap pengembangan model berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan model pembelajaran PjBL bermuatan STEAM yang sederhana, praktis, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Model tersebut diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di PAUD.
STRES PENGASUHAN PADA IBU SEBAGAI PREDIKTOR MASALAH KESEHATAN MENTAL ANAK USIA DINI Fitriani Dzulfadhilah; Muqimah Surganingsih; Nur Chafidah; Nur Halisa
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.9980

Abstract

Early childhood mental health is a crucial foundation for emotional and behavioral development, which is significantly influenced by parental psychological dynamics. One factor believed to contribute to children’s mental health issues is parenting stress in mothers as the primary caregivers. This study aims to analyze the relationship and predictive role of maternal parenting stress on early childhood mental health issues. The study employs a quantitative approach with a correlational design. The study sample consisted of 72 mothers with children aged 4–6 years in one subdistrict of Makassar City, selected using purposive sampling. Data collection was conducted using the Parenting Stress Scale (PSS) and the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ), both completed by the mothers. Data analysis included descriptive statistics, the Kolmogorov-Smirnov normality test, the linearity test, Pearson’s Product-Moment correlation, and simple linear regression using SPSS version 25. The results indicated that the data were normally distributed and that the relationship between variables was linear. The correlation test revealed a positive and significant relationship between maternal parenting stress and mental health problems in young children (r = 0.301; Sig. = 0.010). The results of simple linear regression indicated that maternal parenting stress is a significant predictor of mental health problems in young children, contributing 9.0% (R-squared = 0.090). These findings indicate that the higher the maternal parenting stress, the higher the mental health problems in early childhood. Thus, the mother’s psychological condition needs to be considered in efforts toward early detection and intervention for children’s mental health. ABSTRAK Kesehatan mental anak usia dini merupakan fondasi krusial bagi perkembangan emosi dan perilaku yang dipengaruhi secara signifikan oleh dinamika psikologis orang tua. Salah satu faktor yang diduga berperan pada masalah kesehatan mental anak adalah stres pengasuhan pada ibu sebagai pengasuh utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan serta peran prediktif stres pengasuhan ibu terhadap masalah kesehatan mental anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 72 ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun di salah satu kecamatan di Kota Makassar dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Stres Pengasuhan (SSP) dan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) yang diisi oleh ibu. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji linearitas, korelasi Product Moment Pearson, dan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan hubungan antarvariabel bersifat linier. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara stres pengasuhan ibu dan masalah kesehatan mental anak usia dini (r = 0,301; Sig. = 0,010). Hasil regresi linier sederhana menunjukkan bahwa stres pengasuhan ibu merupakan prediktor yang signifikan terhadap masalah kesehatan mental anak usia dini dengan kontribusi sebesar 9,0% (R Square = 0,090). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi stres pengasuhan ibu, semakin tinggi pula masalah kesehatan mental anak usia dini. Dengan demikian, kondisi psikologis ibu perlu menjadi perhatian dalam upaya deteksi dini dan intervensi kesehatan mental anak.
Sound–Motion Mapping in STEAM-Based Music and Dance Learning to Develop Early Childhood Gross Motor Skills Sri Rika Amriani H; Herman Herman; Nur Chafidah; A. Sri Wahyuni Asti
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum4996

Abstract

This study examines the effect of STEAM-based music and dance learning using a sound–motion mapping approach on the gross motor skills of children aged 5–6 years. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group design. The participants consisted of 24 children from a kindergarten in Makassar, Indonesia, divided into an experimental group (n = 12) and a control group (n = 12). Data were collected through structured observation and gross motor performance tests covering locomotor skills, stability skills, and movement synchronization with rhythm and tempo. The research instrument was validated and demonstrated good reliability (Cronbach’s Alpha = 0.79). Data were analyzed using descriptive statistics and an Independent Samples t-test. The results show that children who participated in STEAM-based music and dance learning with the sound–motion mapping approach achieved significantly higher gross motor scores than those who received conventional music and dance instruction. The experimental group obtained a mean post-test score of 22.33, whereas the control group achieved a mean score of 13.58. Statistical analysis revealed a significant difference between the two groups (t = 6.558, p < 0.001). The findings suggest that integrating music and dance through sound–motion mapping effectively enhances movement coordination, balance, body control, and motor timing, supporting the development of gross motor skills in early childhood through a structured multisensory STEAM learning experience.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Loose Parts untuk Meningkatkan Kompetensi Guru PAUD Faradillah Rusliana; Rusmayadi Rusmayadi; Azizah Amal; Fitriani Dzulfadhilah; Nur Chafidah
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 05 Nomor 02 (Mei-Juli 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ygfjwv62

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru PAUD di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Loose Parts. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan pemahaman tentang konsep Loose Parts, rendahnya keterampilan merancang media pembelajaran, serta belum optimalnya pemanfaatan bahan-bahan di lingkungan sebagai media belajar. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, pretest, pelatihan berbasis workshop, praktik pembuatan media, implementasi di kelas, pendampingan, posttest, dan tindak lanjut. Pelatihan menerapkan pendekatan learning by doing sehingga guru memperoleh pengalaman langsung dalam merancang, membuat, dan menggunakan media pembelajaran yang kreatif dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 46 pada pretest menjadi 91 pada posttest. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan inovasi media pembelajaran berupa Roda Pintar Loose Parts yang memanfaatkan bahan-bahan dari lingkungan sekitar dan dapat digunakan untuk menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak usia dini melalui kegiatan bermain yang kreatif dan eksploratif. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi guru serta mendukung pembelajaran yang kreatif, kontekstual, inovatif, dan berpusat pada anak.