Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN (STUDI PADA RA JAMIATUL KHAER KOTA MAKASSAR) Yuliana Jafar; Muqimah Surganingsih
TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2019): TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tematik.v5i2.20298

Abstract

Penelitian ini menelaah tentang pengembangan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di RA Jamiatul Khaer Kota Makassar. Pendekatan dan jenis pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan Subjek penelitian  kelas B2yang jumlah anak didiknya sebanyak 14 anak terdiri dari 11 anak laki-laki dan 3 anak perempuan serta 2 orang guru kelas B. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data diolah dengan reduksi data, penyajian dan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di RA Jamiatul Khaer Kota Makassar yang digunakan guru adalah metode bercerita, metode bercakap-cakap, dan bernyanyi sehingga dapat mengembangkan kemampuan berbicara anak.
The Influence of Plasticine Play to Develop Children's Creativity Abilities Fitriani Fitriani; Hayana Hayana; Suryani L; Muqimah Surganingsih
TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2022): TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tematik.v8i2.42382

Abstract

This research aims to see how playing with plasticine activities improves children's creative abilities. The research subjects were 15 students of Idhata Pitumpidange Kindergarten. This study uses a quantitative approach, non-parametric descriptive statistical data analysis, and data collection instruments with observation sheets. The results of the research analysis have been carried out through several meetings and based on all the discussions and data analysis that have been carried out. It can be concluded that the use of playing plasticine influences increasing the ability of creativity. Playing plasticine activities can improve children's imagination, with indicators in the research being the skills to make shapes and add other conditions to existing forms. This is shown from the data analysis of Idhata Pitumpidange Kindergarten students in Group B with 15 students. The results of data analysis showed that at the time of the pretest, the creativity ability level was 40.0%, with an average value of 2.23. 90%, and the average value of students is 3.07.
Cultivating Independent Character in Students at the Cendekia Berseri School in Makassar City Nurul Indah Ramadani; Muqimah Surganingsih; Nur Nabila Binti Mohd Rafee
TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 2 (2023): TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tematik.v9i2.54728

Abstract

The world of education has three domains that students must master: cognitive, affective, and psychomotor. The cognitive domain is oriented toward mastery of science and technology, and the affective domain is related to attitude, morality, spirit, and character. In contrast, the psychomotor domain is linked to procedural skills and tends to be mechanical. However, in the reality of learning in schools, efforts are always made to balance these three domains, but in fact, the dominant domain is the cognitive and then psychomotor domains; the result is that students are rich in hard skills but lacking in soft skills because the affective domain is ignored. The speed of technology and the rapid development of the times require people with character who can adapt to their environment and keep up with technological growth. For this reason, character strengthening and education are essential. Researchers use this type of qualitative research because qualitative research requires data and information in the form of descriptions and narratives to reveal the meaning behind the informants' descriptions/descriptions. A child's character will be formed from the habits they get at school and home. Therefore, good cooperation between teachers and parents is needed so that interpretation can occur between the habits made by teachers and parents.
Relationship Between Parenting Styles and Adaptive Behavior of Children in Telkom Kindergarten Makassar Surganingsih, Muqimah; Hasmawaty, Hasmawaty; Islami, A. Nur Maharani; Intisari, Intisari
TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 2 (2024): TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tematik.v10i2.70028

Abstract

This study aims to identify parenting styles applied by parents to early childhood in Telkom Makassar Kindergarten and analyze the relationship between democratic, authoritarian, and permissive parenting styles with four main aspects of adaptive behavior in children: communication skills, daily life skills, socialization abilities, and motor skills. Using a quantitative approach with a correlational design, the study involved 40 children selected through proportional random sampling. Data were collected using validated and reliable questionnaires. The findings reveal that democratic parenting has the most positive impact on the development of all dimensions of adaptive behavior. Meanwhile, authoritarian and permissive parenting styles showed varying effects on specific dimensions. The study also found that a combination of parenting styles yields more optimal outcomes compared to the exclusive application of a single style. These findings highlight the importance of flexible and culturally sensitive parenting approaches to support holistic child development. This research provides theoretical and practical contributions to designing adaptive parenting strategies that promote the growth of early childhood development.
PENGABDIAN MASYARAKAT : BIMTEK STRATEGI MENDIDIK ANAK DI SEKOLAH Hasmawaty, Hasmawaty; Bachtiar, Muhammad Yusri; Syamsuardi, Syamsuardi; Surganingsih, Muqimah; Hajerah, Hajerah; Sadaruddin, Sadaruddin
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.5308

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa bimbingan teknis (bimtek) yang bertujuan meningkatkan kapasitas guru PAUD dalam menerapkan strategi pendidikan yang efektif dan kontekstual, serta mendorong keterlibatan orang tua sebagai mitra aktif dalam mendidik anak di sekolah. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara metode pembelajaran konvensional yang masih dominan dan kebutuhan akan pembelajaran yang lebih adaptif dan inklusif. Metode pengabdian yang digunakan terdiri dari empat tahapan utama: sosialisasi dan diskusi terbuka, pelatihan metode pengajaran aktif, simulasi kelas, serta evaluasi dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari dengan pendekatan partisipatif dan berorientasi pada praktik langsung di lapangan. Peserta bimtek terdiri dari guru PAUD dan utusan oramg tua anak di Kota Makassar. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru, terutama dalam perencanaan pembelajaran tematik dan pengelolaan kelas berbasis pendekatan aktif. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak meningkat melalui pembentukan komunikasi digital dan kolaborasi rutin. Lingkungan belajar menjadi lebih inklusif dan mendukung, dengan inisiatif tindak lanjut dari sekolah seperti pembentukan komunitas belajar guru. Dampak awal terhadap siswa juga teridentifikasi, berupa peningkatan keaktifan dan motivasi belajar. Kontribusi kegiatan ini terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) terletak pada penerapan strategi pendidikan yang terintegrasi antara guru dan orang tua, yang berfokus pada pembelajaran aktif, karakter, dan inklusi. Pendekatan ini memperkaya praktik pendidikan di tingkat dasar, serta menjadi model bagi pengembangan program pelatihan guru yang kontekstual dan kolaboratif ke depannya.
Pembelajaran berbasis Proyek Terintegrasi STEAM: Kajian Eksperimental Penguatan Literasi Finansial Pada Anak Usia Dini. Nur Chafidah; Surganingsih, Muqimah
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i01.403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran berbasis proyek terintegrasi STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) terhadap penguatan literasi finansial pada anak usia 5–6 tahun. Latar belakang masalah menunjukkan rendahnya pemahaman dan perilaku finansial anak dalam konteks pengelolaan sumber daya, seperti menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta pengambilan keputusan finansial sederhana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen yang melibatkan 30 anak, dibagi menjadi Kelompok Eksperimen dan Kelompok Kontrol. Instrumen utama berupa skala observasi literasi finansial yang mengukur empat dimensi utama: pemahaman fungsi dan nominal uang, perilaku menabung aktif, konsep berbagi dan belanja, serta kemampuan pengelolaan sederhana. Hasil analisis statistik menggunakan ANCOVA (Analysis of Covariance) yang menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek terintegrasi STEAM memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap literasi finansial anak. Rata-rata skor post-test Kelompok Eksperimen (54.53) secara signifikan lebih tinggi daripada Kelompok Kontrol (41.93). Lebih lanjut, ukuran efek (np2 ) sebesar 0.887 diklasifikasikan sebagai Efek yang Sangat Besar, menegaskan bahwa Pembelajaran Berbasis Proyek Terintegrasi STEAM merupakan intervensi yang substansial dalam menumbuhkan kemampuan literasi finansial pada anak usia dini.
Pelatihan Keterampilan Problem Solving bagi Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan PG-PAUD UNM untuk Penguatan Kinerja Organisasi Dzulfadhilah, Fitriani; Lismayani, Angri; Surganingsih, Muqimah; Chafidah, Nur; Bachtiar, Muhammad Yusri
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Pelatihan keterampilan problem solving bagi pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (HMJ PG-PAUD FIP UNM) dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2025 bertempat di Mini Theater FIP UNM, dan diikuti oleh 24 pengurus baru HMJ PG-PAUD. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan sebagai respons terhadap berbagai persoalan organisasi seperti konflik internal, rendahnya partisipasi anggota, stagnasi ide program kerja, serta rendahnya efektivitas pengambilan keputusan. Pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus dalam mengidentifikasi masalah, menganalisis akar penyebab, dan merumuskan solusi secara sistematis menggunakan teori Six Thinking Hats dari De Bono. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui ceramah interaktif, diskusi studi kasus, serta simulasi dan role-play berbasis empat kasus nyata organisasi mahasiswa. Tahap pelaksanaannya meliputi (1) identifikasi masalah bersama; (2) perencanaan tindakan kolaboratif; (3) pelaksanaan tindakan; (4) evaluasi bersama; dan (5) refleksi dan pembelajaran lanjutan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 58,17 menjadi 85,83. Hasil uji Wilcoxon sign-rank = 0,000 (p < 0.05), artinya terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil pelatihan juga menunjukkan bahwa peserta mampu menerapkan teori six thinking hats dalam menganalisis masalah, mengelola konflik, dan menghasilkan solusi kreatif. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan problem solving berbasis six thinking hats efektif dalam meningkatkan kapasitas pengurus dan berkontribusi pada penguatan kinerja organisasi HMJ PG-PAUD FIP UNM.