Darmulia
Universitas Islam Makassar

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS KINERJA POMPA SENTRIFUGAL TERHADAP PERUBAHAN DIAMETER PIPA SALURAN ISAP Fauji Ponzeka; Muhammad Syafrun; Darmulia
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 02 (2025): Volume 3, No 2, Oktober, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa sentrifugal merupakan salah satu jenis pompa yang banyak digunakan dalam berbagai industri untuk mengalirkan fluida. Efisiensi pompa sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah diameter pipa saluran isap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi diameter pipa isap terhadap head tekanan, laju aliran, daya pompa, dan efisiensi pompa sentrifugal. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan tiga variasi diameter pipa, yaitu 3/4 inch, 1 inch, dan 1 1/2 inch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar diameter pipa, semakin tinggi head tekanan dan laju aliran yang dihasilkan. Pipa dengan diameter 1 1/2 inch menghasilkan head tekanan rata-rata tertinggi sebesar 19,53 m dan laju aliran 0,0006285 m³/s, sedangkan pipa 3/4 inch menghasilkan nilai terendah dengan head tekanan 13,20 m dan laju aliran 0,0000965 m³/s. Efisiensi pompa tertinggi juga diperoleh pada pipa 1 1/2 inch sebesar 8,11%, sementara pipa 3/4 inch memiliki efisiensi terendah sebesar 0,78%. Namun, peningkatan diameter pipa juga berdampak pada kenaikan daya pompa yang dibutuhkan, di mana pipa 1 1/2 inch memerlukan daya tertinggi sebesar 40.480,08 W. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pipa dengan diameter lebih besar dapat meningkatkan efisiensi dan performa pompa sentrifugal. Namun, pemilihan ukuran pipa harus mempertimbangkan keseimbangan antara efisiensi dan konsumsi daya untuk mendapatkan sistem yang optimal.
MODIFIKASI MESIN PERAJANG PISANG DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK Muh. Arya Aswatul Aswar; Darmulia; Djupri Juma Pabeta
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 02 (2025): Volume 3, No 2, Oktober, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2020, tercatat bahwa hasil produksi pisang yang ada di sulawesi selatan mencapai 1.424.924 quintal/157,07 ton tanaman pisang. Para industri kecil umumnya masih menggunakan tenaga manusia untuk membantu mengiris pisang dengan alat perajang sederhana dan manual sehingga memperlama proses pengirisan pisang, masyarakat juga belum terlalu paham tentang alat perajang pisang ini dan tingkat efisiensi alat yang masih kurang. Beberapa studi terdahulu yang terkait dengan alat perajang pisang yang pernah ada masih relatif mahal dan proses pembersihan/maintenance yang terlihat dari konstruksi corong yang paten menyulitkan untuk dilakukan pembersihan pada bagian dalam corong dan mata pisau. Untuk itu perlu desain ulang agar proses perajangan pisang lebih optimal. Adapun tujuan dari penulisan proposal ini adalah sebagai berikut: Merancang dan membuat mesin perajang pisang, mengetahui rata-rata hasil rajangan. Prinsip kerja mesin ini adalah dari tenaga motor listrik yang dinyalakan akan menggerakan pulley 1 dari pulley 1 v-belt berputar menggerakan pulley 2 dipindahkan keporos yang dihubungkan kepisau pengiris pisang yang mampu menghasilkan irisan bulat dan memanjang. Tentunya kami ingin membuat mesin ini bisa lebih efisien dibanding mesin perajang pisang lainnya . Hasil dari mesin perajang pisang ini tidak hanya terlihat pada kapasitas produksi yang besar saja, melainkan juga rancangan/konstruksi mesin yang mudah untuk dilakukan proses pembersihan setelah mesinnya digunakan.
PENGARUH PERLAKUAN PANAS PADA KEKUATAN TARIK BAUT SOCKET HEAD CAP M16 Arfi Jalil; Darmulia
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 4 No. 01 (2026): Volume 4, No 1, April, 2026
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baut socket head cap M16 merupakan salah satu komponen pengikat yang banyak digunakan pada konstruksi dan perakitan mesin, sehingga membutuhkan sifat mekanik yang baik terutama kekuatan tarik. Salah satu metode untuk meningkatkan sifat mekanik baut adalah melalui perlakuan panas (heat treatment). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu perlakuan panas terhadap kekuatan tarik baut socket head cap M16. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan melakukan perlakuan panas pada baut dengan variasi suhu 750°C, 850°C, dan 950°C menggunakan media pendingin air, kemudian dilakukan pengujian tarik sesuai standar ASTM E8/E8M. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan tarik maksimum dan regangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu perlakuan panas berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik baut. Pada suhu 750°C diperoleh kekuatan tarik sebesar 621,660 MPa dengan regangan tertinggi sebesar 31,37%, menunjukkan sifat yang lebih ulet. Pada suhu 850°C kekuatan tarik meningkat menjadi 745,835 MPa dengan regangan 16,55%. Sementara itu, pada suhu 950°C diperoleh kekuatan tarik tertinggi sebesar 1514,461 MPa dengan regangan terendah sebesar 11,678%. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan suhu perlakuan panas dapat meningkatkan kekuatan tarik namun menurunkan keuletan material. Dengan demikian, suhu perlakuan panas 950°C direkomendasikan untuk aplikasi yang membutuhkan kekuatan tarik tinggi pada baut socket head cap M16.
ANALISIS PERBANDINGAN PAHAT KARBIDA DENGAN HIGH SPEED STEEL (HSS) TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN HASIL PEMBUBUTAN Baharuddin; Darmulia; Obet Ranteallo
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 4 No. 01 (2026): Volume 4, No 1, April, 2026
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia manufaktur, kualitas permukaan hasil pembubutan merupakan aspek penting yang sangat memengaruhi performa dan daya tahan produk akhir. Tujuan penelitian ini adalah Membandingkan kualitas hasil permukaan (Ra) antara kedua jenis pahat dengan kecepatan pemakanan (Feeding) yang sama serta Menganalisis pengaruh penggunaan pahat karbida dan HSS terhadap nilai kekasaran permukaan hasil pembubutan. Hasil penelitian menunjukkan, pahat HSS secara umum menghasilkan kualitas permukaan (Ra) yang lebih halus dan stabil dibandingkan pahat Karbida, meskipun keduanya diuji pada kecepatan pemakanan (feeding) yang sama. Hal ini terlihat jelas pada benda uji A dan C, di mana pahat HSS menunjukkan nilai kekasaran permukaan yang lebih rendah dan konsisten. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa pengaruh jenis pahat terhadap kekasaran permukaan sangat signifikan. Pahat HSS memberikan hasil terbaik pada benda uji A (2,340–2,940 ?m) dan C (penurunan bertahap dari 4,180 hingga 2,131 ?m). Sebaliknya, pada benda uji B, pahat Karbida memberikan hasil yang lebih baik (3,500–3,820 ?m) dibandingkan pahat HSS yang menghasilkan kekasaran tertinggi (hingga 4,900 ?m). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa karakteristik material benda uji memengaruhi performa masing-masing pahat, dan pahat HSS cenderung lebih unggul dalam menghasilkan permukaan halus pada sebagian besar kondisi yang diuji.
RANCANG BANGUN ALAT PEMBELAH KAYU MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK Sulaeman; Yuyun; Muh Syahrir Habiba; Darmulia
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 4 No. 01 (2026): Volume 4, No 1, April, 2026
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat, khususnya di pedesaan, akan alat pembelah kayu yang lebih efisien, aman, dan tidak bergantung pada proses manual yang memerlukan banyak tenaga dan waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun alat pembelah kayu sederhana berbasis motor listrik yang efektif digunakan pada skala rumah tangga maupun usaha kecil. Metode penelitian yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan komponen mekanik, perhitungan teknis, pemilihan material, proses fabrikasi, dan pengujian kinerja alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat menggunakan motor listrik tipe Asynchronous Motor YC 7124 dengan daya 190 watt, kecepatan putaran 1400 rpm, dan menghasilkan torsi sebesar 1,29 N.m dilengkapi dengan gearbox rasio 1:10 menghasilkan torsi output sebesar 12,9 N.m dan kecepatan putar 140 rpm serta menggunakan transmisi rantai dan sprocket tipe 428-14T dengan panjang rantai 1555,44 mm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa alat pembelah kayu berbasis motor listrik berhasil dirancang dan dibangun dengan spesifikasi teknis yang sesuai, mampu bekerja secara efektif, aman, dan layak digunakan pada skala kecil.