Dalam dunia manufaktur, kualitas permukaan hasil pembubutan merupakan aspek penting yang sangat memengaruhi performa dan daya tahan produk akhir. Tujuan penelitian ini adalah Membandingkan kualitas hasil permukaan (Ra) antara kedua jenis pahat dengan kecepatan pemakanan (Feeding) yang sama serta Menganalisis pengaruh penggunaan pahat karbida dan HSS terhadap nilai kekasaran permukaan hasil pembubutan. Hasil penelitian menunjukkan, pahat HSS secara umum menghasilkan kualitas permukaan (Ra) yang lebih halus dan stabil dibandingkan pahat Karbida, meskipun keduanya diuji pada kecepatan pemakanan (feeding) yang sama. Hal ini terlihat jelas pada benda uji A dan C, di mana pahat HSS menunjukkan nilai kekasaran permukaan yang lebih rendah dan konsisten. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa pengaruh jenis pahat terhadap kekasaran permukaan sangat signifikan. Pahat HSS memberikan hasil terbaik pada benda uji A (2,340–2,940 ?m) dan C (penurunan bertahap dari 4,180 hingga 2,131 ?m). Sebaliknya, pada benda uji B, pahat Karbida memberikan hasil yang lebih baik (3,500–3,820 ?m) dibandingkan pahat HSS yang menghasilkan kekasaran tertinggi (hingga 4,900 ?m). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa karakteristik material benda uji memengaruhi performa masing-masing pahat, dan pahat HSS cenderung lebih unggul dalam menghasilkan permukaan halus pada sebagian besar kondisi yang diuji.
Copyrights © 2026