Juhaeni Juhaeni
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan Learning Management System untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Era Digital Safaruddin Safaruddin; Juhaeni Juhaeni; Syarifuddin Syarifuddin
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v6i1.814

Abstract

Transformasi pendidikan digital menuntut guru memiliki kompetensi dalam mengelola pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi. Salah satu teknologi yang banyak digunakan adalah Learning Management System (LMS) yang berfungsi sebagai media pengelolaan pembelajaran daring secara terintegrasi. Namun, masih banyak guru yang mengalami kendala dalam pemanfaatan LMS secara optimal, khususnya dalam pengelolaan kelas virtual, penyusunan materi digital, evaluasi pembelajaran, dan interaksi pembelajaran daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan LMS untuk mendukung pembelajaran jarak jauh di era digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, workshop, pendampingan praktik, implementasi LMS, dan evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas 35 guru sekolah menengah dari berbagai bidang studi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam penggunaan LMS, terutama pada aspek pengelolaan materi, penyusunan evaluasi online, pengelolaan forum diskusi, dan monitoring aktivitas peserta didik. Selain itu, guru menunjukkan peningkatan motivasi dan kesiapan dalam mengimplementasikan pembelajaran digital berbasis LMS. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap penguatan literasi digital guru serta mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi di sekolah.
Implementasi Pembelajaran Jarak Jauh Interaktif untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa melalui LMS Chamilo Safaruddin Safaruddin; Juhaeni Juhaeni
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v6i1.815

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut peserta didik memiliki kemampuan literasi digital yang baik agar mampu beradaptasi dengan pembelajaran abad ke-21. Namun, masih ditemukan rendahnya kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran secara efektif, khususnya pada pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui implementasi model pembelajaran jarak jauh interaktif menggunakan Learning Management System (LMS) Chamilo. Kegiatan dilaksanakan secara online pada tanggal 19 April 2026 di Kabupaten Sinjai dengan melibatkan 105 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap perencanaan, sosialisasi, pelatihan penggunaan LMS Chamilo, pendampingan pembelajaran interaktif, serta evaluasi kegiatan menggunakan angket dan observasi aktivitas peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami penggunaan fitur LMS Chamilo seperti pengunggahan tugas, forum diskusi, kuis daring, serta akses materi digital secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran online. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 88% peserta menyatakan LMS Chamilo membantu meningkatkan kemampuan literasi digital dan mempermudah proses pembelajaran jarak jauh. Model pembelajaran interaktif yang diterapkan juga meningkatkan motivasi belajar, kolaborasi, dan keterampilan komunikasi digital siswa. Dengan demikian, implementasi LMS Chamilo dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung pembelajaran jarak jauh yang inovatif dan berkelanjutan di era digital.
Transformasi Pembelajaran Jarak Jauh di Era Generative AI: Systematic Literature Review Safaruddin Safaruddin; Juhaeni Juhaeni
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i2.816

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pembelajaran jarak jauh di perguruan tinggi, khususnya pascapandemi COVID-19 yang mempercepat transformasi digital pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penggunaan AI dalam pembelajaran jarak jauh, mengidentifikasi tantangan implementasinya, serta mendeskripsikan peluang pemanfaatannya bagi dosen di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA yang meliputi tahapan identifikasi, screening, eligibility, dan included studies. Sumber data diperoleh dari berbagai database ilmiah seperti Scopus, Google Scholar, ERIC, ScienceDirect, dan SpringerLink dengan rentang publikasi tahun 2020–2026. Berdasarkan proses seleksi, diperoleh 20 artikel ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren penggunaan AI dalam pembelajaran jarak jauh didominasi oleh pemanfaatan generative AI, adaptive learning, learning analytics, chatbot, dan automated assessment. AI terbukti mampu meningkatkan efisiensi pembelajaran, personalisasi pengalaman belajar mahasiswa, serta mendukung pengelolaan pembelajaran berbasis data. Namun demikian, implementasi AI juga menghadapi berbagai tantangan seperti masalah etika akademik, plagiarisme, rendahnya literasi AI dosen, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta isu privasi dan keamanan data. Di sisi lain, AI memberikan peluang besar bagi dosen untuk mengembangkan model pembelajaran inovatif berbasis human-AI collaboration. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan AI dalam pembelajaran jarak jauh perlu didukung oleh kebijakan institusi, penguatan kompetensi digital dosen, dan regulasi etika penggunaan AI agar implementasinya dapat berjalan secara efektif, humanis, dan berkelanjutan dalam pendidikan tinggi.