Anwar Sidik
Institut Sains al-Qur’an Syekh Ibrahim Pasir pangaraian

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS AL-FI’IL MUDHARI’ AL-MABNI DAN BINA ALHURUF DALAM KAJIAN ILMU NAHWU KLASIK DAN KONTEMPORER Hatnima Hannum; Anwar Sidik
Al-Maraji' : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 10 No. 1 (2026): Al-Maraji': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/zjfnz988

Abstract

This study addresses the issue of how the concept of al-fiʿil al-muḍāriʾ al-mabnī and bināʾ al-ḥurūf is presented in classical and contemporary Arabic grammar literature. The objective of this research is to analyze and compare the explanations of this concept in both traditions in order to identify patterns of continuity and development. This study employs a qualitative approach using a library research method by examining major classical works such as Al-Ajurrūmiyyah and Alfiyah Ibn Mālik along with their commentaries, as well as contemporary nahwu references. The findings reveal that classical scholars tend to explain the concept in a concise and rule-oriented manner, focusing on theoretical formulations, while contemporary scholars present it in a more systematic, contextual, and pedagogically oriented way, supported by clearer examples and structured explanations. The study concludes that although the fundamental principles remain consistent across both traditions, there has been significant development in terms of presentation, terminology, and instructional clarity in contemporary Arabic grammar studies. .Keywords: binā’ al-ḥurūf; fiʿil muḍāriʾ; mabnī; classical Arabic grammar; contemporary Arabic grammar
Analisis Komprehensif Ilmu Balāghah: Kajian Bayān, Ma‘Ānī, dan Badī‘ Dalam Kajian Bahasa Arab Hariyanti Sir; Anwar Sidik
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu balāghah sebagai salah satu cabang penting dalam kajian bahasa Arab memiliki peran besar dalam memahami makna dan keindahan bahasa, namun kajian yang mengintegrasikan aspek bayān, ma‘ānī, dan badī‘ secara komprehensif masih terbatas. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana keterkaitan ketiga cabang tersebut dalam membentuk makna dan estetika bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif hubungan antara bayān, ma‘ānī, dan badī‘ dalam kajian bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan, melalui pengumpulan data dari berbagai sumber literatur seperti buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayān berfungsi memperjelas makna melalui gaya bahasa, ma‘ānī mengatur ketepatan makna sesuai konteks, dan badī‘ memberikan nilai keindahan dalam bahasa. Ketiga cabang tersebut saling berkaitan dan bekerja secara sinergis dalam menghasilkan ungkapan yang efektif, komunikatif, dan estetis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemahaman terpadu terhadap ilmu balāghah sangat penting dalam mendalami bahasa Arab secara komprehensif.
Pengembangan Bahan Ajar Insya' Tahririy Berbasis Kontekstual Anwar Sidik; Nola Adyllah; Hariyanti Sir; Shofiyah Shofiyah; Ahmad Husein
Pedagogik Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v4i3.1986

Abstract

Keterbatasan bahan ajar insya' tahriri yang masih bersifat konvensional dan kurang kontekstual menjadi salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya kemampuan maharah al-kitabah mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar insya' tahriri berbasis kontekstual yang memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas dalam mendukung peningkatan keterampilan menulis bahasa Arab mahasiswa di Institut Sains Al-Qur'an Syekh Ibrahim Pasir Pengaraian. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Bahasa Arab yang menempuh mata kuliah insya' tahriri. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh rata-rata skor kelayakan sebesar 90% dari ahli materi dan ahli media dengan kategori sangat layak. Pada tahap implementasi, nilai rata-rata kemampuan menulis mahasiswa meningkat dari 61,6 pada pre-test menjadi 81,6 pada post-test, sedangkan respons mahasiswa terhadap penggunaan bahan ajar mencapai 86,3% dengan kategori sangat baik. Temuan tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang tinggi serta berpotensi mendukung peningkatan keterampilan menulis bahasa Arab mahasiswa. Namun, penelitian ini masih terbatas pada satu program studi dengan jumlah subjek yang relatif terbatas dan belum menguji efektivitas menggunakan analisis statistik inferensial, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas.