This Author published in this journals
All Journal LEX CRIMEN
Veny Mendila
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENEGAKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN MENURUT HUKUM ADAT DI KABUPATEN TANA TORAJA Veny Mendila
LEX CRIMEN Vol. 15 No. 3 (2026): Lex_Crimen
Publisher : LEX CRIMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan tindak pidana pencurian menurut hukum adat di Tana Toraja dan untuk mengetahui bagaimana penerapan penegakan tindak pidana pencurian melalui hukum adat di Toraja. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, dapat ditarik kesimpulan yaitu : 1. Dalam hukum adat Toraja, pencurian tidak hanya dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak milik, tetapi juga sebagai tindakan yang merusak keharmonisan dan keseimbangan sosial masyarakat. Penyelesaiannya dilakukan melalui mekanisme adat seperti Kombongan dan Ma’rambulangi dengan melibatkan tokoh adat, pelaku, korban, serta masyarakat. Proses tersebut bertujuan memulihkan hubungan sosial dan menjaga keseimbangan dalam komunitas adat. 2. Penerapan hukum adat Toraja yang berlandaskan Aluk Todolo dilakukan melalui tahapan yang teratur dan melibatkan seluruh unsur masyarakat adat, mulai dari musyawarah adat dalam forum Kombongan atau rapu, penetapan sanksi adat, pelaksanaan ritual adat di Tongkonan, hingga pemulihan hubungan sosial antara pelaku, korban, dan masyarakat. Sanksi adat yang diberikan tidak hanya bertujuan menghukum pelaku, tetapi juga memulihkan keseimbangan sosial dan spiritual melalui ritual seperti penyembelihan hewan kurban dan Mangrambu Langi’. Kata Kunci : pencurian, hukum adat, toraja