Anggita Putri Umar
Universitas Panca Sakti Bekasi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Kelas dengan Larangan 3 M melalui Pendekatan Komunikasi Positif pada Anak Usia Dini Epi Pebriani; Anggita Putri Umar; Imamah
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.6546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan strategi pengelolaan kelas tanpa marah, menyuruh dan melarang atau istilah ini disebut dengan kalimat larangan 3 M, Melalui pendekatan komunikasi positif kepada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian melibatkan beberapa pihak yang berhubungan langsung dalam pembelajaran yaitu Guru dan peserta didik yang ada pada lembaga pendidikan anak usia dini ( PAUD). Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan kelas tanpa 3M mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak. Guru menerapkan komunikasi positif melalui penggunaan bahasa yang lembut, ajakan yang positif, pemberian pilihan, dan pengarahan tanpa ancaman. Penerapan strategi ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial emosional anak, seperti meningkatnya rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, berfikir kritis, memecahkan masalah dan kedisiplinan anak. Selain itu, pendekatan komunikasi positif yang diterapkan guru membantu menciptakan ikatan emosional yang baik dengan anak, sehingga hubungan yang terjalin menjadi lebih akrab, harmonis, dan mendukung proses pembelajaran yang ramah anak. Kendala dalam penerapan strategi ini meliputi konsistensi guru dalam mengendalikan emosi dan perbedaan pola pengasuhan anak di sekolah dan di rumah. Dengan demikian, strategi pengelolaan kelas tanpa marah, menyuruh, dan melarang dapat menjadi alternatif pendekatan pembelajaran ramah anak yang efektif dalam pendidikan anak usia dini.