Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Usia Menarche dengan Kejadian Dismenorea pada Siswi SMP : Studi di SMP Muhammadiyah 1 Gamping, Kabupaten Sleman Halim Fathan Nurlaila Hanifah; Dhesi Ari Astuti
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 5 No. 01 (2026): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v5i01.2106

Abstract

Dismenorea merupakan keluhan menstruasi yang paling sering dialami remaja putri dan dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari serta kehadiran di sekolah. Dismenorea ditandai dengan nyeri pada perut bagian bawah yang dapat menjalar ke pinggang atau paha, dengan tingkat nyeri yang bervariasi dari ringan hingga berat. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan dismenorea adalah usia menarche dini (<12 tahun), karena organ reproduksi belum berkembang optimal serta paparan prostaglandin yang terjadi lebih awal dan lebih lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia menarche dengan kejadian dismenorea pada siswi di SMP Muhammadiyah 1 Gamping. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 57 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dismenorea dilakukan menggunakan kuesioner WaLIDD Score. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian dismenorea paling banyak dialami oleh responden pada tingkat dismenorea sedang (63,2%). Uji statistik Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia menarche dengan kejadian dismenorea (p < 0,001) dengan koefisien korelasi sebesar -0,473 yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan korelasi sedang. Kesimpulan penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara usia menarche dengan kejadian dismenorea pada siswi di SMP Muhammadiyah 1 Gamping, di mana semakin dini usia menarche maka semakin tinggi tingkat kejadian dismenorea. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya pencegahan dan penanganan dismenorea.
Improving Adolescent HIV/AIDS Knowledge through Video-Based Health Education: A School-Based Study in Indonesia Yulia Intan Fatriana; Dhesi Ari Astuti
Journal of Health Sciences and Medical Development Vol. 5 No. 02 (2026): Forthcoming Issue - Journal of Health Sciences and Medical Development
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/hesmed.v5i02.2396

Abstract

HIV/AIDS remains a significant global and national public health problem every year. Adolescents are a group highly vulnerable to HIV/AIDS transmission because of the transitional phase marked by high curiosity, which leads them to seek information from various sources that are not necessarily accurate. This study aimed to determine the effect of health education using video media about HIV/AIDS on adolescent knowledge at SMP Negeri 1 Godean. This study was a pre-experimental study with a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 128 respondents selected using a total sampling technique. The data collection instrument used was a questionnaire. The data collection tool used was a questionnaire. Following the health education session using video media, respondents' knowledge levels showed a marked increase, with 127 respondents (99.22%) in the good category and 1 respondent (0.78%) in the fair category. The results of the Wilcoxon statistical test showed a p-value of 0.00, Z = -9.822 for knowledge. A statistically significant increase in adolescent knowledge was found following health education using video media on HIV/AIDS at SMP Negeri 1 Godean, Yogyakarta. Respondents are expected to maintain this knowledge to avoid deviant behavior and increase concern for people living with HIV/AIDS (PLWHA).