Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TAFSIR AL MISBAH M.QURAISH SHIHAB Ihsannul Qolbi; Miftahul Huda Huda; Riska Sawitri
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Mei 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i5.1857

Abstract

This study examines the interpretation in Tafsir Al-Misbah by M. Quraish Shihab, focusing on its approach, method, and contribution to contextual understanding of the Qur’an. The main problem is how the interpretative method is applied and its relevance to modern life. This research uses a qualitative method with a library research approach by analyzing primary and supporting literature. The results show that Tafsir Al-Misbah employs a thematic and contextual approach with accessible language, bridging Qur’anic texts with contemporary social realities. It also emphasizes values of moderation, tolerance, and justice in Islam. Penelitian ini membahas penafsiran dalam Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dengan fokus pada pendekatan, metode, dan kontribusinya dalam memahami Al-Qur’an secara kontekstual. Permasalahan utama adalah bagaimana metode penafsiran yang digunakan serta relevansinya terhadap kehidupan modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap karya utama dan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Misbah menggunakan pendekatan tematik dan kontekstual dengan bahasa yang mudah dipahami, serta mampu menjembatani antara teks Al-Qur’an dan realitas sosial masyarakat modern. Penafsiran ini juga menekankan nilai-nilai moderasi, toleransi, dan keadilan dalam Islam.
Israliyat dalan Tafsir Al-Qur’an Ivan Riky Hardiansyah; Ulil Azmi; Saskia Amanda Putri; Riska Sawitri
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p0hxnc24

Abstract

Israiliyat is one of the elements frequently found in classical qur’anic exegesis literature. Its presence is closely related to the interaction between muslims and jewish-christian traditions, especially during the early period of islamic development. This study aims to examine the nature of israiliyat, its sources, and how exegetes respond to it in interpreting the qur’an. The method used is a library research approach with descriptive-analytical analysis of classical and contemporary tafsir works. The findings indicate that israiliyat can be categorized into three types: those consistent with islamic teachings, those that contradict them, and those whose authenticity is uncertain. Scholars have shown diverse attitudes, ranging from selective acceptance to total rejection. This study highlights the importance of a critical approach in dealing with israiliyat to avoid distortion in understanding the qur’an.
Pengaruh Kegiatan Rohani Islam Dan Kedisiplinan Shalat Berjamaah Terhadap Karakter Religius Siswa Madrasah Aliyah Negeri Kota Pekanbaru Riska Sawitri; Tulai Hahning Safitri; Nur Azizah
AL-USWAH: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2025): JANUARI-JUNI 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/au.v8i1.38923

Abstract

ABSTRACT This research aims to test influence of islamic spiritual activities and discipline of congregational prayers on the religious character of students at state islamic senior high school in Pekanbaru city. This research is a field research with a quantitative approach, the sample of this research is the students of state Islamic senior high school in Pekanbaru city with a total of 220 students. Data collection techniques using questionnaires and documentation. Data analysis techniques use Linear and Multiple Regression. The results of this research indicate that Islamic Spiritual Activities have a significant influence on the Religious Character of state islamic senior high school in Pekanbaru city. This is indicated by the results of t count greater than t table (64.462 > 0.138) with a sig value. 0.000 < 0.05. With a large contribution of 3%. The discipline of Congregational Prayer has a significant influence on the Religious Character of state islamic senior high school. This is shown by the results of t count greater than t table (0.684 > 0, 138) with a sig. 0.000 < 0.05. With a large contribution of 46.8%. There is a significant influence of Islamic Spiritual Activities and Discipline of Congregational Prayers on the Religious Character of the Students of the state islamic senior high school in Pekanbaru city. This is indicated by the results of the value of f count > f table (97.446 > 0.138). with a large contribution of 53.2%. This means that the contribution of the independent variable to the dependent variable is 53.2%.Copyright © 2018, AL-USWAH. All rights reserved
Tafsir Jalalain MUHAMMAD JUFI; Xssela Wardi; Riska Sawitri
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (April 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i4.1846

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tafsir Jalalain sebagai salah satu karya klasik dalam kajian Al-Quran dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui kajian pustaka dari naskah asli Tafsir Jalalain yang mendukungnya. Penelitian menguraikan mekanisme penafsiran yang digunakan oleh penulis, termasuk pendekatan linguistik dan kontekstual dalam menjelaskan ayat-ayat Al-Quran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir Jalalain memiliki keunikan dalam penyajian materi yang ringkas namun padat makna serta mudah dipahami, yang menjadi nilai kebaharuan dalam konteks kajian tafsir saat ini. Pembahasan fokus pada relevansi tafsir ini terhadap pembelajaran Al-Quran di dunia pendidikan Islam, memberikan makna penting sebagai referensi pengajaran and penelitian lanjutan. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu tafsir dan menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan metode pembelajaran Al-Quran yang lebih efektif.  
Konsep dan Ruang Lingkup Ilmu Tajwid dalam Membaca Al-Qur’an Secara Tartil Rahdatul Syifa Nasyiroh; Filza Damira; Baihaki Al Hakim; Riska Sawitri
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 3 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v3i1.765

Abstract

Ilmu Tajwid merupakan ilmu dasar membaca Al-Qur'an dengan benar, fasih, dan sesuai kaidah, yang mencakup pengucapan huruf dari makhrajnya (tempat keluarnya) beserta sifat-sifatnya. Secara bahasa, tajwid berarti memperbaiki bacaan, sementara secara istilah meliputi haqqul huruf (sifat asli huruf dan makharijul huruf) serta mustahaqqul huruf (hukum tambahan seperti mad, ghunnah, dan lainnya). Ruang lingkupnya terbagi dua: haqqul huruf yang wajib ada pada setiap huruf, dan mustahaqqul huruf yang muncul kondisional (misalnya izhar, ikhfa', idgham, iqlab, qalqalah). Tujuan mempelajarinya adalah membaca Al-Qur'an secara tartil seperti ajaran Rasulullah SAW, menjaga dari kesalahan pelafalan yang dapat ubah makna, serta memelihara bacaan dari perubahan. Hukumnya fardhu kifayah untuk mempelajari, tetapi fardhu 'ain untuk membaca Al-Qur'an sesuai kaidahnya. Macam-macam hukum bacaan meliputi: (1) Nun sukun/tanwin (5 hukum: izhar halqi, idgham bighunnah/bilaghunnah, ikhfa', iqlab); (2) Mim/nun bertasydid/ghunnah; (3) Mim sukun (idgham mimi, ikhfa' syafawi, izhar syafawi); (4) Al-Ta'rif (qomariyah dan syamsiyah); serta (5) Mad thabi'i (panjang 2 harakat). Pemahaman ini krusial bagi umat Islam untuk menjadikan bacaan Al-Qur'an sebagai ibadah sempurna, dengan referensi dari berbagai sumber seperti Amir (2019), Wahyudi (2007), dan Nur'aini (2020). Kata Kunci: Ilmu Tajwid, haqqul huruf, mustahaqqul huruf, hukum bacaan, Al-Qur'an.