The development of information technology encourages village government institutions to improve efficiency in administrative management and public services. The Tibubeneng Village Office still implements a manual document archiving system, which causes various problems such as slow document retrieval, risk of document loss, and data duplication. Based on observations and questionnaire results, most employees experience difficulties in managing and retrieving documents, indicating the need for a computerized system. This research aims to design and develop a website-based document archiving information system that integrates archive management and administrative services into a single digital platform. The system development process includes requirements analysis, system design using Data Flow Diagram (DFD) and Entity Relationship Diagram (ERD), database development, and implementation using PHP, MySQL, and Bootstrap. System testing was conducted using the Black Box Testing method, and the results show that all features function according to user requirements. This system improves the efficiency of archive management, accelerates document retrieval, and supports more effective and professional village administrative services.Keywords: Information System; Document Archiving; Website; Village Administration. AbstrakPerkembangan teknologi informasi mendorong instansi pemerintahan desa untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Kantor Desa Tibubeneng masih menerapkan sistem pengarsipan dokumen secara manual yang menyebabkan berbagai kendala, seperti lamanya proses pencarian arsip, risiko kehilangan dokumen, serta terjadinya duplikasi data. Berdasarkan hasil observasi dan penyebaran kuesioner, sebagian besar pegawai mengalami kesulitan dalam pengelolaan dan pencarian dokumen sehingga diperlukan sistem yang terkomputerisasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun distem informasi pengarsipan dokumen berbasis website yang mampu mengintegrasikan pengelolaan arsip dan pelayanan administrasi dalam satu platform digital. Pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan menggunakan Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relationship Diagram (ERD), pembangunan basis data, serta implementasi menggunakan PHP, MySQL, dan Bootstrap. Pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip, mempercepat proses pencarian dokumen, serta mendukung pelayanan administrasi desa yang lebih efektif dan profesional.