Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Probing Prompting Berbasis Active Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA SMP Negeri 4 Hiliserangkai Hardikupatu Gulo
GEN BIONIX: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 1 No 1 (2023): GEN BIONIX: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/genbionix.v1i1.217

Abstract

Probing Prompting adalah model pembelajaran untuk mencari tahu tingkat pemahaman siswa setelah mengikuti kegiatan belajar, dengan cara melemparkan pertanyaan secara random kepada siswa, dan Active Learning adalah model pembelajaran yang menuntut siswa untuk tetap terlibat aktif selama pelaksanaan kegiatan proses pembelajaran. Tujuan penelitian: (1) Mendeskripsikan kualitas proses pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Probing Prompting berbasis Active Learning pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 4 Hiliserangkai. (2) Mendeskripsikan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Probing Prompting berbasis Active Learning pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 4 Hiliserangkai. Lokasi penelitian di SMP Negeri 4 Hiliserangkai pada semester genap. Subjek penelitian yaitu siswa Kelas VIII yang berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian yaitu: (1) Lembaran observasi (2) Angket kualitas proses pembelajaran, (3) Tes hasil belajar, (4) Lembaran panduan wawancara, dan (5) Dokumentasi. Hasil penelitian: (1) Kualitas proses pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Probing Prompting berbasis Active Learning pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 4 Hiliserangkai pada Siklus I yaitu 68,12 % tergolong kriteria cukup dan pada Siklus II yaitu 97,30 % tergolong kriteria baik sekali. (2) Hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Probing Prompting berbasis Active Learning pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 4 Hiliserangkai pada Siklus I nilai rata-rata siswa yaitu 71,50 tergolong kriteria cukup dan persentase siswa yang tuntas belajar 65,00 %. Pada Siklus II nilai rata-rata siswa yaitu 82,00 tergolong kriteria baik dan persentase siswa yang tuntas belajar 90,00 %.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Model Contextual Teaching and Learning Pada Materi Sistem Ekskresi Manusia Kelas VIII SMP Negeri 3 Lolofitu Moi Novelina Andriani Zega; Hardikupatu Gulo
GEN BIONIX: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 1 No 1 (2023): GEN BIONIX: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/genbionix.v1i1.221

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari belum adanya penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) di SMP Negeri 3 Lolofitu Moi, kurangnya respon Peserta Didik dalam pembelajaran sehingga peserta didik kurang aktif menjawab pertanyaan dari guru, dan pembelajaran berpusat pada guru Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) model contextual teaching and learning pada mata pelajaran IPA kelas VIII yang layak secara empiris. Kelayakan LKPD diperoleh melalui validasi ahli materi untuk menilai kelayakan isi materi LKPD, ahli bahasa untuk menilai kelayakan penyajian LKPD, ahli desain untuk menilai kelayakan desain LKPD, penilaian guru IPA serta kepraktisan LKPD dan keefektifan hasil belajar peserta didik menggunakan LKPD yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap Analyze (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi) dan Evaluation (evaluasi). Kelayakan lembar kerja peserta didik model contextual teaching and learning pada materi sistem ekskresi manusia yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak dengan skor rata-rata yang diperoleh dari hasil validasi oleh validator ahli materi diperoleh skor rata-rata sebesar 4,0. Hasil penilaian kelayakan LKPD oleh validator ahli guru bidang studi diperoleh skor rata-rata sebesar 4,0. Hasil penilaian kelayakan LKPD oleh validator ahli bahasa diperoleh skor rata-rata 4,0. Hasil penilaian kelayakan LKPD oleh validator ahli desain diperoleh rata-rata skor sebesar 4,0.Kepraktisan LKPD yang telah dikembangkan adalah 98% (sangat praktis)dan Keefektifan LKPD 85% (sangat efektif).
Pengembangan Buku Saku Pada Materi Pemanasan Global Kelas VII SMP Toroziduhu Waruwu; Hardikupatu Gulo
GEN BIONIX: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 1 No 1 (2023): GEN BIONIX: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/genbionix.v1i1.222

Abstract

Buku saku adalah bahan ajar yang berupa buku dengan ukuran kecil yang mudah untuk dibawa dan menjadi buku referensi dalam pembelajaran.Melalui bahan ajar guru akan lebih mudah dalam melaksanakan pembelajaran dan siswa akan lebih terbantu dan mudah dalam belajar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengembangan buku saku, tingkat kelayakan oleh validator ahli, respon guru mata pelajaran dan respon peserta didik. Instrument yang digunakan berupa angket penilaian kelayakan buku saku, respon guru mata pelajaran dan peserta didik dengan menggunakan skala likert.Analisis data yang dilakukan yaitu mengumpulkan data kualitatif dan validator ahli materi, ahli penyajian, ahli desain, respon guru dan respon peserta didik. Berdasarkan hasil validasi ahli isi dan materi diperoleh hasil 95,7%, ahli bahasa dan penyajian 100%, dan ahli desain 100% dengan demikian produk yang dikembangkan dikategorikan sangat layak untuk digunakan. produk diberikan ke guru mata pelajaran dan peserta didik. diperoleh hasil respon guru dengan presentase 95%. Untuk mengetahui respon peserta didik dilakukan uji coba melalui 3 tahap yaitu uji coba perorangan diperoleh hasil 97%, uji kelompok kecil diperoleh hasil 97%, dan uji lapangan diperoleh hasil 96,36% secara keseluruhan dikategorikan sangat layak dan efektifias diperoleh 93%. Dengan demikian Buku saku yang dikembangkan sangat layak untuk digunaan dalam proses pembelajaran.
Uji Validitas Modul Pertumbuhan dan Perkembangan Berbasis Potensi Lokal untuk Siswa SMA Negeri 1 Afulu Jun Mardin Telaumbanua; Hardikupatu Gulo; Nofamataro Zebua
GEN BIONIX: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 1 No 2 (2023): GEN BIONIX: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/genbionix.v1i2.768

Abstract

This study aims to develop a plant growth and development module based on local resources for students at SMA Negeri 1 Afulu and to test its validity. The instrument used was a validity questionnaire consisting of didactic criteria, construct validity criteria, technical criteria, and linguistic criteria. The validity questionnaire was evaluated by three experts in their respective fields. The didactic criteria received a score of 89.58%, the construction criteria received a score of 87.87%, the technical criteria received a score of 85.41%, and the language criteria received a score of 89.58%. All validity criteria fell into the “highly valid” category. The plant growth and development module based on local potential has been successfully developed and can increase students’ awareness of the local potential in their area, so that students not only learn but also gain essential values from the learning process.
Pengaruh Model Project-Based Learning Terhadap Keterampilan Investigasi dan Hasil Belajar IPA Siswa SMP Negeri 4 Mazo Hardikupatu Gulo; Dasari Waruwu
GEN BIONIX: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi - Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56207/genbionix.v3i2.838

Abstract

The low investigative skills and science learning outcomes of junior high school students are major obstacles to the development of scientific literacy. This study aims to examine the effect of Project-Based Learning on investigative skills and science learning outcomes. The study was conducted at SMP Negeri 4 Mazo in the odd semester of the 2024/2025 academic year using a quasi-experimental design with two groups: an experimental class learning with Project-Based Learning and a control class learning with direct learning. Data on investigative skills were collected through performance tests and standardized observation rubrics, while cognitive learning outcomes were measured with a validated multiple-choice test. Data were analyzed using an independent sample t-test after all prerequisites were met. The results showed a significant difference, with the Project-Based Learning group achieving an average investigative skills score of 78.5 and a learning outcome of 82.3, convincingly surpassing the control group. These findings confirm that Project-Based Learning is able to encourage students to design investigations, collect evidence, and draw conclusions independently, while strengthening conceptual mastery. A significant implication of this study is the availability of empirical evidence for science teachers to adopt this model to develop 21st-century inquiry skills.