Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Design and Development of a Phone Number–Based Anonymous Confession Application to Enhance Social Openness Hilda Ashari; Muhammad Riska
Journal of Electrical Engineering and Informatics Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Electrical Engineering and Informatics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jeeni.v3i2.12695

Abstract

Social openness is a fundamental aspect of interpersonal communication; however, many individuals still struggle to express their thoughts and emotions due to social pressure and fear of negative judgment. This study aims to design and develop a phone number–based anonymous confession application as an alternative communication medium to enhance users’ social openness. The research adopts a Research and Development (R&D) approach using the Waterfall model, which includes requirement analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. The application is developed using PHP and MySQL and evaluated based on the DeLone and McLean Information System Success Model, encompassing six dimensions, system quality, information quality, service quality, use/intention to use, user satisfaction, and net benefits. The study involves two system experts as validators and fifteen university students as respondents. The evaluation results indicate that the proposed application achieved an overall score of 94.31%, categorized as excellent. Specifically, system quality scored 95.56%, information quality 94.67%, service quality 95.11%, use/intention to use 92.67%, user satisfaction 92.67%, and net benefits 94.00%. These findings demonstrate that the application provides stable performance, relevant information, and responsive services. Furthermore, high levels of user engagement and satisfaction suggest that the system is user-friendly and effective in facilitating anonymous communication. In terms of impact, the application significantly improves communication comfort and promotes greater social openness. Therefore, the developed phone number–based anonymous confession application is considered a secure, effective, and practical alternative communication platform to support social openness in the digital era.
Pendampingan Pemanfaatan Sistem Pengisian Galon Otomatis Bagi Depot Air Minum Isi Ulang Akhyar Muchtar; Elfira Makmur; Hilda Ashari; Muh. Iswal Burhan; Muhammad Riska
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12778

Abstract

Depot air minum isi ulang merupakan salah satu UMKM yang paling banyak dijumpai di Kota Makassar, termasuk di kawasan Tamangapa, Kecamatan Manggala. Sebagian besar depot di kawasan ini masih mengandalkan proses pengisian galon secara manual yang menuntut operator memantau setiap siklus pengisian dari awal hingga selesai. Praktik ini berdampak pada panjangnya waktu pengisian, rendahnya akurasi volume, pemborosan air, serta ketergantungan penuh pada kehadiran operator. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merancang, membangun, dan mengimplementasikan sistem otomasi pengisian galon berbasis mikrokontroler ESP32 yang diintegrasikan dengan sensor aliran air YF-S201, modul relay, dan pompa air pada mitra UMKM depot air minum isi ulang. Kegiatan dilaksanakan selama satu minggu (5–10 Mei 2026) melalui empat tahap, yaitu survei lapangan dan identifikasi kebutuhan adaptasi, adaptasi sistem dan instalasi, pelatihan dan pendampingan mitra, serta evaluasi dampak operasional. Kalibrasi flow sensor secara gravimetri di lokasi menghasilkan faktor konversi 450 pulsa per liter dengan tingkat akurasi 99,68%. Penerapan sistem berdampak nyata terhadap kinerja operasional mitra, ditandai dengan berkurangnya waktu pemantauan aktif operator sebesar 86,9%, peningkatan kapasitas pengisian harian sebesar 47,4% (dari 95 menjadi 140 galon), peningkatan akurasi volume sebesar 92,5%, serta penurunan pemborosan air dari 15,2 liter menjadi 1,8 liter per hari yang setara dengan penghematan Rp 360.000–450.000 per bulan. Fitur pemantauan nirkabel berbasis Wi-Fi bawaan ESP32 memungkinkan pemilik memantau proses pengisian secara real-time dari jarak hingga 18 meter. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan teknologi tepat guna yang terjangkau dan dapat dikelola secara mandiri mampu meningkatkan efisiensi operasional UMKM depot air minum isi ulang.