Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengendalian emosi anak usia dini melalui penerapan Art Therapy. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan selama 3 bulan dengan 2 siklus, dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di TK Norma Islam. Data dikumpulkan melalui obsrvasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengendalian emosi anak usia dini yaitu dari 36% pada pra siklus, meningkat menjadi 57% pada siklus I, dan mencapai 86% pada siklus II. Penerapan art therapy, khususnya melalui aktivitas melukis, efektif dalam membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosinya secara lebih positif. Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan melalui dua siklus, dapat disimpulkan bahwa penerapan art therapy melalui kegiatan melukis, khususnya pada media batu alam, efektif dalam meningkatkan kemampuan pengendalian emosi anak usia 5–6 tahun di TK Norma Islam Cirebon. Penerapan kegiatan seni sebagai media ekspresi emosional mampu membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi secara lebih positif, yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan anak dalam menunggu giliran, mengendalikan kemarahan, mengurangi perilaku emosional berlebihan, serta menunjukkan empati terhadap teman.