Rina Hizriyani
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas Penerapan Flash Card Digital sebagai Media Terapi Wicara Anak Usia Dini Rina Hizriyani; M Arief Syarif Hidayatullah; Cucu Sopiah; Fitriah Munawaroh
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2055

Abstract

Perkembangan berbicara dan berbahasa pada anak usia dini merupakan aspek fundamental dalam tumbuh kembang yang berperan penting sebagai dasar bagi perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan pendidikan anak. Hambatan dalam perkembangan wicara, seperti keterlambatan bicara (speech delay), dapat berdampak pada keterbatasan interaksi sosial serta kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media yang efektif untuk menstimulasi kemampuan berbahasa anak sejak dini. Salah satu media yang potensial adalah flash card, yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak, khususnya dalam mengenali simbol, kosakata, serta konsep dasar bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis permasalahan dan karakteristik perkembangan bicara anak usia dini; (2) mengembangkan flash card digital sebagai media stimulasi bahasa dalam terapi wicara; dan (3) mengkaji efektivitas penggunaan flash card digital dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan pendekatan studi kasus dan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Pendekatan studi kasus digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik perkembangan bicara anak secara holistik, sedangkan metode R&D difokuskan pada proses perancangan, pengembangan, dan validasi produk flash card digital. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa penggunaan flash card digital efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini secara signifikan dan dapat diimplementasikan sebagai media inovatif dalam terapi wicara.
Peningkatan Pengendalian Emosi Anak Usia Dini melalui Penerapan Art Therapy Berbasis Kegiatan Seni Tuti Tuti; Rina Hizriyani; Cucu Sopiah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengendalian emosi anak usia dini melalui penerapan Art Therapy. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan selama 3 bulan dengan 2 siklus, dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di TK Norma Islam. Data dikumpulkan melalui obsrvasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengendalian emosi anak usia dini yaitu dari 36% pada pra siklus, meningkat menjadi 57% pada siklus I, dan mencapai 86% pada siklus II. Penerapan art therapy, khususnya melalui aktivitas melukis, efektif dalam membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosinya secara lebih positif. Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan melalui dua siklus, dapat disimpulkan bahwa penerapan art therapy melalui kegiatan melukis, khususnya pada media batu alam, efektif dalam meningkatkan kemampuan pengendalian emosi anak usia 5–6 tahun di TK Norma Islam Cirebon. Penerapan kegiatan seni sebagai media ekspresi emosional mampu membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi secara lebih positif, yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan anak dalam menunggu giliran, mengendalikan kemarahan, mengurangi perilaku emosional berlebihan, serta menunjukkan empati terhadap teman.
Peningkatan Literasi Mengenal Huruf Anak Usia Dini melalui Media LKPD Model 4D Siti Musiam; Rina Hizriyani; Abdul Muiz Rouf
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia 5–6 tahun dalam mengenal huruf melalui penggunaan media LKPD 4D di PAUD KB Al-Ikhlas Desa Karangwuni. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model yang terdiri atas dua siklus, dimana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 11 anak kelompok usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar observasi berdasarkan indikator kemampuan mengenal dan membedakan huruf. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi anak secara bertahap pada setiap siklus. Pada tahap pra-siklus, ketuntasan klasikal kemampuan mengenal huruf mencapai 49%. Setelah diterapkan media LKPD 4D pada Siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 60%. Peningkatan yang lebih signifikan terjadi pada Siklus II dengan persentase ketuntasan mencapai 82% dan telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu ≥80%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media LKPD 4D efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi anak usia dini, khususnya dalam mengenal huruf. Media yang konkret, menarik, dan manipulatif mampu meningkatkan keterlibatan, minat belajar, serta pemahaman anak dalam kegiatan literasi awal.
Meningkatkan Keterampilan Mengelola Emosi Anak Usia 4-5 Tahun melalui Metode Story Play Berbasis Boneka Tangan dan Story Stones Khodijah Khodijah; Rina Hizriyani; Cucu Sopiah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2432

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan mengelola emosi anak usia 4-5 tahun di PAUD Darussalam Desa Munjul, yang ditunjukkan oleh perilaku mudah marah, sulit berbagi, dan belum mampu mengekspresikan perasaan secara verbal. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kondisi awal keterampilan mengelola emosi anak, mengetahui proses penerapan metode story play, serta menganalisis peningkatan keterampilan mengelola emosi setelah penerapan metode tersebut. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 24 anak usia 4-5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal (pra siklus), sebanyak 75% anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB). Setelah penerapan metode story play pada siklus I, terjadi peningkatan dengan 58% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada siklus II, 83% anak mencapai BSH. Disimpulkan bahwa metode story play efektif dalam meningkatkan keterampilan mengelola emosi anak usia 4-5 tahun dengan menciptakan pembelajaran aktif, menyenangkan, dan memberikan pengalaman langsung bagi anak.
Implementasi Metode Montessori Practical Life dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Riayatul Muamalah; Irfan Fauzi Rachmat; Rina Hizriyani
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2269

Abstract

Kemampuan motorik halus anak usia dini merupakan fondasi penting bagi kesiapan menulis dan kemandirian, namun pembelajarannya di kelas sering kali monoton akibat dominasi metode berbasis kertas-pensil. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui implementasi metode Montessori Practical Life. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 20 anak. Teknik pengumpulan data mengombinasikan data kuantitatif berupa lembar ceklis skala capaian perkembangan anak (BB, MB, BSH, BSB) dan data kualitatif melalui lembar observasi aktivitas, catatan anekdot, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak yang signifikan di setiap siklus. Ketuntasan klasikal belajar anak pada kondisi pra-siklus hanya sebesar 35%, kemudian meningkat menjadi 45% pada Siklus I, dan melonjak drastis hingga mencapai 80% pada Siklus II, yang berarti telah melampaui indikator keberhasilan klasikal yang ditargetkan (75%). Secara kualitatif, penerapan strategi Silent Demonstration dan Fading Scaffolding terbukti efektif mematangkan koordinasi visual-motorik serta kekuatan otot intrinsik jemari anak secara mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Montessori Practical Life efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun.