Amirul Mukminin
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Semarang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Guru dalam Minat Bakat Anak melalui Kegiatan Ektrakurikuler Menggambar Khaerotun Nisa; Amirul Mukminin
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran guru sebagai perencana, fasilitator, motivator, dan evaluator dalam kegiatan ekstrakurikuler menggambar untuk mengembangkan minat, bakat, serta kepercayaan diri anak usia dini di TK Negeri Pembina Tegal Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif empiris dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru pengajar, dan guru penanggung jawab, serta dokumentasi RKM ekstrakurikuler, jadwal kegiatan, dan karya anak. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian naratif, dan penarikan kesimpulan secara iteratif hingga tercapai kejenuhan data. Hasil menunjukkan bahwa program ekstrakurikuler menggambar berjalan secara terstruktur, melibatkan anak dari tiga kelompok usia. Guru berperan sebagai perencana kolaboratif, fasilitator pembentuk kemandirian dan karakter, motivator dalam menciptakan lingkungan belajar positif, serta evaluator yang menggunakan portofolio, catatan anekdot, dan checklist untuk penilaian holistik. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler menggambar menjadi wahana strategis dalam mengembangkan motorik halus, kognitif, sosial-emosional, dan kepercayaan diri anak secara terintegrasi dalam konteks PAUD Indonesia.
Implementasi Brain Gym untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif pada Anak Usia Dini Aprilya Nurdianingtyas; Amirul Mukminin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8353

Abstract

Kurangnya kemampuan kognitif dalam aspek konsentrasi belajar anak menjadi permasalahan utama dalam penelitian ini. Konsentrasi belajar yang kurang dapat menyebabkan anak menjadi tidak fokus. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Implementasi Brain Gym untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok TK B. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe nonequivalent control group desain. Penerapan brain gym dilakukan selama 3 minggu sebelum pembelajaran dilaksanakan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif anak meliputi pemecahan masalah, berpikir logis, berpikir simbolik, daya ingat, konsentrasi dan perhatian. Berdasarkan hasil N-gain score menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan pada kelas eksperimen sebesar 60,3%, sedangkan kelas kontrol sebesar 40,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Brain Gym sangat berpengaruh meningkatkan kemampuan kognitif anak. Sehingga pendidik TK disarankan untuk menerapkan barin gym pada saat pembukaan pembelajaran guna untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak.
Dinamika Peran Orang Tua dan Karakteristik Hunian Vertikal pada Kasus Hambatan Kemampuan Bicara Anak Usia Dini Novelia Danesya Tarigan; Amirul Mukminin
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika peran orang tua dan pengaruh karakteristik lingkungan rumah susun terhadap hambatan kemampuan bicara pada anak usia dini. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, subjek penelitian difokuskan pada satu anak berinisial L berusia 6 tahun dan ibu kandung berinisial K sebagai informan utama di Rumah Susun Kaligawe, Semarang. Teknik pengumpulan data mencakup tiga metode utama, yakni: wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif terbatas dan studi dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan dua poin inti: (1) Lingkungan tempat tinggal dan keterbatasan ruang gerak sosial dalam hunian yang sempit, yang membatasi stimulasi interaksi verbal serta memicu isolasi sosial pada anak; dan (2) Terjadinya pergeseran peran pengasuhan menjadi permisif akibat tingginya beban domestik ibu, yang memicu penggunaan gawai secara pasif sebagai substitusi pengasuhan. Hasil penelitian ini memiliki implikasi teoretis dalam memperluas cakupan teori sistem lingkungan pada konteks hunian vertikal padat, serta implikasi praktis mengenai urgensi edukasi pengasuhan spesifik dan penyediaan ruang komunal inklusif bagi anak di permukiman padat.
Analisis Kualitas Pengasuhan Anak pada Layanan Day Care Berbasis Prinsip PAUD Berkelanjutan Indrani Luthfia Putri; Amirul Mukminin
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pengasuhan anak di Day Care Sahabat Kudus serta mendeskripsikan penerapan layanan pengasuhan berbasis prinsip PAUD berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilaksanakan di Day Care Sahabat Kudus, pada tanggal 13 April 2026 – 26 April 2026. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan bahwa lembaga tersebut tidak hanya menyediakan layanan penitipan anak yang bersifat pengasuhan saja, tetapi juga menerapkan pengasuhan yang terintegrasi dengan stimulasi perkembangan, pembiasaan karakter, serta prinsip-prinsip PAUD berkelanjutan. Subjek penelitian terdiri dari kepala day care dan 3 guru atau pengasuh yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Day Care Sahabat Kudus telah menerapkan kualitas pengasuhan yang mendukung perkembangan anak secara menyeluruh melalui perlindungan anak, pembiasaan perilaku hidup sehat, pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar, serta penanaman nilai-nilai karakter.
Stratergi Pengasuhan Pengasuh Daycare dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini: Studi Literatur Sistematis Syifa Imaninnur; Amirul Mukminin
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1655

Abstract

Perkembangan anak usia dini merupakan pondasi yang penting dalam membentuk aspek-aspek perkembangan yang ada pada anak. Pada masa ini, anak berada pada era golden age yang dimana berbagai aspek perkembangan pada masa ini berkembang pesat. Namun ternyata, banyak orang tua yang tidak dapat mendampingi anaknya secara keseluruhan. Banyak orang tua yang bekerja dari pagi hingga malam dan tidak dapat mendampingi anaknya selama hampir seharian. Oleh sebab itu, banyak anak-anak yang dititipkan orang tuanya kepada daycare untuk menjaga dan mengasuh anak-anaknya ketika mereka sedang bekerja atau ada kegiatan lain di luar rumah. Artikel ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya literatur mengenai strategi pengasuhan di lingkungan daycare, khususnya dalam konteks peningkatan kemandirian anak usia dini. Dengan pendekatan studi literatur sistematis menggunakan 15 jurnal yang relevan dalam jangka waktu 10 tahun terakhir, artikel ini menyajikan sintesis komprehensif dari berbagai penelitian terkait, yang dapat dijadikan acuan praktis oleh pengasuh, pendidik PAUD, maupun pengambil kebijakan dalam merancang pola asuh yang efektif di lembaga pengasuhan anak. Hasil studi menunjukkan bahwa strategi pengasuhan yang konsisten, responsif, dan berbasis stimulasi kemandirian mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemandirian anak asuh, tentunya dengan peran yaitu pendamping, pendidik, motivator, penasehat, serta pelatih.
Program Makan Bersama untuk Meningkatkan Kemampuan Berbagi pada Anak Usia 3-6 Tahun Zulia Syiva Salsabila; Amirul Mukminin
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2593

Abstract

Penelitian ini, TK Bahrul Khair Zeetgee dijadikan sebagai lokasi penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa kuat hubungan anak-anak prasekolah di TK Bahrul Khair Zeetgee satu sama lain dalam hal makan bersama dan kemampuan berbagi. Berdasarkan hasil ini, jelas bahwa anak-anak prasekolah telah menguasai seni berbagi dan telah membentuk kebiasaan yang kuat untuk melakukannya. Anak-anak di TK Bahrul Khair Zeetgee berusia antara tiga hingga enam tahun, dan peneliti tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang hubungan mereka dengan makanan dan keterampilan berbagi. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif untuk menggambarkan korelasi. Anak-anak di TK Bahrul Khair Zeetgee merupakan keseluruhan populasi. Survei tentang kemampuan berbagi makanan dan sumber daya lainnya dikirimkan kepada semua instruktur TK Bahrul Khair Zeetgee dan digunakan sebagai alat pengumpulan data. Validitas dan reliabilitasnya telah dievaluasi. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan berbagi dan frekuensi makan bersama berkorelasi secara signifikan (737, Sig. (2-tailed) = 0,01, korelasi Pearson = 1). Anak-anak di TK Bahrul Khair Zeetgee, yang berusia antara tiga hingga enam tahun, menunjukkan korelasi yang kuat antara kemampuan berbagi mereka dan frekuensi makan bersama.