Ilyas Reski Aziz
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI KASUS: KENDALA PESERTA DIDIK DALAM MEMAHAMI KONSEP INTEGRAL TENTU DAN TAK TENTU Ilyas Reski Aziz; Nanda Sri Rizki Harahap; Rahma Nida Siregar
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/8sxahc11

Abstract

Integral merupakan materi kalkulus yang memiliki tingkat abstraksi tinggi dan sering menimbulkan kesulitan bagi peserta didik di tingkat SMA. Kesulitan tersebut tidak hanya bersifat prosedural, tetapi juga berkaitan dengan pemahaman konsep dan penggunaan representasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan secara mendalam kendala yang dialami peserta didik dalam memahami konsep integral tentu dan tak tentu, meliputi kesulitan konseptual, prosedural, dan representatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas lima peserta didik kelas XI yang dipilih secara purposive sampling di salah satu SMA di Kabupaten Mandailing Natal. Instrumen penelitian meliputi pedoman wawancara semi terstruktur, lembar observasi nonpartisipatif, dan tes pemahaman integral. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes, kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data dijamin melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan konseptual menjadi kendala utama yang memicu kesalahan prosedural dan keterbatasan representasi visual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran integral perlu menekankan pemahaman konsep dan representasi visual, serta disarankan agar guru mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna.
Systematic Literature Review: Tren, Tantangan, dan Transformasi Penelitian Kurikulum dalam Pendidikan Matematika Abad ke-21 Ilyas Reski Aziz; Fitriani Hasibuan; Rahmad Mulia Abdi Lubis; Rahmat Badawi; Roma Suganda Batu Bara; Fadilla Sri Utami Siregar; Ahmad Nizar Rangkuti
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4480

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan integrasi teknologi, pengembangan keterampilan abad ke-21, serta inovasi kurikulum yang adaptif terhadap perubahan global. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kurikulum perlu terus dikaji agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan modern yang menekankan kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta literasi digital. Namun, kajian mengenai kurikulum dalam pendidikan abad ke-21 masih tersebar dalam berbagai fokus penelitian, sehingga diperlukan telaah sistematis untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan guna menganalisis perkembangan penelitian kurikulum dalam pendidikan abad ke-21 melalui pendekatan Systematic Literature Review. Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus, ERIC, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan rentang publikasi tahun 2020 hingga 2026 menggunakan protokol PRISMA. Proses seleksi menghasilkan 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi yang meliputi artikel jurnal dan prosiding tahun 2020–2026 yang mengkaji kurikulum pendidikan abad ke-21, berbahasa Indonesia atau Inggris, dan terindeks Sinta atau Scopus guna dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren kajian kurikulum abad ke-21 mengalami peningkatan signifikan dengan fokus utama pada integrasi teknologi, penguatan kompetensi guru, serta penerapan kurikulum berbasis proyek dan kompetensi. Pendekatan penelitian yang dominan adalah metode kualitatif. Selain itu, ditemukan bahwa implementasi kurikulum masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan guru, dan kesenjangan kualitas pendidikan. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya kesenjangan antara konsep dan praktik, terutama pada aspek implementasi dan evaluasi kurikulum. Dengan demikian, penguatan kompetensi guru, pengembangan model evaluasi yang adaptif, dan dukungan sistem pendidikan yang terintegrasi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi kurikulum abad ke-21. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian literatur mengenai tren dan tantangan pengembangan kurikulum pada era pendidikan modern.