Rahmat Badawi
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Systematic Literature Review: Tren, Tantangan, dan Transformasi Penelitian Kurikulum dalam Pendidikan Matematika Abad ke-21 Ilyas Reski Aziz; Fitriani Hasibuan; Rahmad Mulia Abdi Lubis; Rahmat Badawi; Roma Suganda Batu Bara; Fadilla Sri Utami Siregar; Ahmad Nizar Rangkuti
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4480

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan integrasi teknologi, pengembangan keterampilan abad ke-21, serta inovasi kurikulum yang adaptif terhadap perubahan global. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kurikulum perlu terus dikaji agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan modern yang menekankan kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta literasi digital. Namun, kajian mengenai kurikulum dalam pendidikan abad ke-21 masih tersebar dalam berbagai fokus penelitian, sehingga diperlukan telaah sistematis untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan guna menganalisis perkembangan penelitian kurikulum dalam pendidikan abad ke-21 melalui pendekatan Systematic Literature Review. Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus, ERIC, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan rentang publikasi tahun 2020 hingga 2026 menggunakan protokol PRISMA. Proses seleksi menghasilkan 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi yang meliputi artikel jurnal dan prosiding tahun 2020–2026 yang mengkaji kurikulum pendidikan abad ke-21, berbahasa Indonesia atau Inggris, dan terindeks Sinta atau Scopus guna dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren kajian kurikulum abad ke-21 mengalami peningkatan signifikan dengan fokus utama pada integrasi teknologi, penguatan kompetensi guru, serta penerapan kurikulum berbasis proyek dan kompetensi. Pendekatan penelitian yang dominan adalah metode kualitatif. Selain itu, ditemukan bahwa implementasi kurikulum masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan guru, dan kesenjangan kualitas pendidikan. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya kesenjangan antara konsep dan praktik, terutama pada aspek implementasi dan evaluasi kurikulum. Dengan demikian, penguatan kompetensi guru, pengembangan model evaluasi yang adaptif, dan dukungan sistem pendidikan yang terintegrasi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi kurikulum abad ke-21. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian literatur mengenai tren dan tantangan pengembangan kurikulum pada era pendidikan modern.
FUNGSI PEMBANGKIT DALAM PEMECAHAN MASALAH KOMBINATORIKA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Herlinawati; Almira Amir; Rahmat Badawi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/r8t0f450

Abstract

Fungsi pembangkit merupakan salah satu konsep penting dalam matematika diskrit yang menyediakan representasi aljabar terhadap barisan bilangan dan dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan kombinatorika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis perkembangan penggunaan fungsi pembangkit dalam pemecahan masalah kombinatorika, bentuk fungsi pembangkit yang digunakan, jenis masalah yang diselesaikan, serta strategi matematis yang dominan digunakan dalam penelitian mutakhir. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA 2020). Literatur yang dikaji dibatasi pada publikasi tahun 2021 sampai 2026 yang membahas fungsi pembangkit dalam konteks kombinatorika, enumerasi, barisan, partisi, permutasi, lintasan, dan struktur diskrit lainnya. Analisis dilakukan melalui identifikasi, penyaringan, seleksi kelayakan, ekstraksi data, dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa fungsi pembangkit memiliki peran utama sebagai alat untuk mentransformasikan masalah enumerasi menjadi persoalan aljabar, memperoleh hubungan rekursif, mengekstraksi koefisien, serta menganalisis sifat asimtotik suatu barisan. Fungsi pembangkit biasa, fungsi pembangkit eksponensial, fungsi pembangkit multivariat, dan fungsi pembangkit rasional merupakan bentuk yang paling relevan dalam pemecahan masalah kombinatorika. Kajian juga menunjukkan bahwa fungsi pembangkit tidak hanya berperan sebagai teknik perhitungan, tetapi sebagai kerangka representasi yang menghubungkan struktur kombinatorial dengan manipulasi aljabar dan analisis koefisien. Temuan ini menunjukkan peluang pengembangan penelitian pada integrasi fungsi pembangkit dengan metode komputasional, kombinatorika analitik, dan pembelajaran matematika diskrit.