Tasya Putri
State University of Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ekofeminisme pada Novel Raifa dalam Dekapan Selembu: Representasi Nilai Pendidikan Lingkungan dan Agency Perempuan Tasya Putri; Juanda Juanda; Asia Asia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 2 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Tiga (3) Negara: Indonesia, Taiwan dan Jor
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/xvzg3x45

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi nilai pendidikan lingkungan dan agency peremuan dalam novel Raifa dalam Dekapan Selembu karya Boy Abdaz dengan menggunakan perspektif ekofeminisme Vandana Shiva. Sumber data penelitian ini berasal dari novel Dekapan Selembu karya Raifa. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik membaca intensif terhadap novel, dokumentasi, serta pencatatan kutipan yang relevan dengan rumusan masalah penelitian. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data melalui proses selecting, focusing, abstracting, serta simplifying dan transforming untuk memperoleh pemaknaan yang sistematis terhadap data penelitian. Nilai pendidikan lingkungan dianalisis melalui kerangka UNESCO, yang mencakup kesadaran lingkungan, pengetahuan lingkungan, sikap terhadap lingkungan, keterampilan lingkungan, dan partisipasi lingkungan. Sementara itu, agency perempuan ditelaah dalam aspek kondisi lingkungan, ilmu dan alam, pengetahuan lokal, hutan dan pohon super, keanekaragaman lingkungan, dan pemulihan sumber daya alam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa novel Raifa dalam Dekapan Selembu merepresentasikan nilai pendidikan lingkungan sekaligus agency perempuan melalui hubungan tokoh perempuan dengan alam yang ditampilkan dalam alur, karakter, dan simbol ekologis. Perempuan digambarkan sebagai aktor utama dalam menjaga dan memulihkan lingkungan melalui kesadaran ekologis, kepemimpinan, serta pemanfaatan pengetahuan lokal yang memperkuat praktik pelestarian alam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi kajian sastra Indonesia dengan menghadirkan analisis terpadu antara ekologis, gender, dan pendidikan lingkungan.