Ketersediaan darah merupakan kebutuhan penting dalam pelayanan kesehatan, namun partisipasi masyarakat dalam donor darah sukarela masih perlu terus ditingkatkan melalui edukasi, pendampingan, dan kolaborasi komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi jemaat dalam donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan aktualisasi diakonia transformatif gereja. Kegiatan dilaksanakan melalui kemitraan langsung antara Gereja Pantekosta di Indonesia Murung Pudak Tanjung dan RSUD Datu Kandang Haji melalui Unit Transfusi Darah Rumah Sakit. Gereja berperan sebagai fasilitator komunitas dan penggerak partisipasi jemaat, sedangkan rumah sakit bertanggung jawab atas proses medis, meliputi skrining kesehatan, pengambilan darah, pemeriksaan infeksi menular lewat transfusi darah, penyimpanan, dan pengelolaan darah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif dengan empat tahap, yaitu koordinasi dan persiapan, penyuluhan kesehatan dan refleksi teologis, pelaksanaan donor darah, serta evaluasi dan tindak lanjut. Berdasarkan daftar pendaftaran, terdapat 58 peserta yang tercatat hadir atau mendaftar dalam kegiatan donor darah. Namun, berdasarkan rekap resmi Unit Transfusi Darah RSUD Datu Kandang Haji, peserta yang masuk dalam rekap donor berjumlah 32 orang. Dari jumlah tersebut, diperoleh 24 kantong darah non-reaktif yang terdiri atas 4 kantong golongan darah A positif, 7 kantong golongan darah B positif, dan 13 kantong golongan darah O positif. Selain itu, tercatat 1 kantong reaktif sifilis, 3 peserta tidak memenuhi syarat karena Hb kurang, dan 5 kantong mengalami kendala teknis atau macet. Kegiatan ini menunjukkan bahwa donor darah berbasis gereja dapat berkontribusi pada pelayanan kesehatan sekaligus membangun kesadaran jemaat bahwa kepedulian terhadap kehidupan sesama merupakan bagian dari tanggung jawab iman dan pelayanan kasih.