Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Mitigasi Banjir dan Dampaknya terhadap Stabilitas Ekonomi Masyarakat di Wilayah Tapanuli Tengah dan Aceh Theresia Mastiur Ningsih Siagian; Edison Parulian; Julfizar Julfizar; Permai Yudi; Nickytha Linch De Hans Lumban Gaol
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1939

Abstract

Flooding is a frequent disaster in the regions of Central Tapanuli and Aceh, and has a significant impact on the economic stability of local communities. The low level of public understanding regarding flood mitigation and the resulting economic impacts is a major issue. This Community Service activity aims to provide education on flood mitigation and raise public awareness of its impact on the local economy. The methods used include outreach, training sessions, group discussions, and community-based mentoring. The target groups for the activity are affected communities, small business owners, and village officials. The results of the activity indicate an increase in the community’s understanding of flood risks, simple mitigation measures, and strategies to maintain economic stability, such as business diversification and financial management. Consequently, this programme contributes to strengthening the community’s resilience to flood disasters and supports the sustainability of the local economy in a more adaptive and resilient manner.
Dynamic Capabilities dalam Transformasi Manajemen SDM Digital untuk Meningkatkan Resiliensi Organisasi Nickytha Linch De Hans Lumban Gaol; Jenny Ester Pandiangan
Ameena Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v4i2.231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dynamic capabilities dalam transformasi manajemen sumber daya manusia (SDM) berbasis digital guna meningkatkan resiliensi organisasi di era disrupsi teknologi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, yang memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap fenomena transformasi SDM digital dalam konteks organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan sensing berperan dalam mengidentifikasi kebutuhan kompetensi digital dan perubahan lingkungan eksternal secara adaptif. Selanjutnya, kemampuan seizing diwujudkan melalui implementasi strategi pengembangan SDM digital, termasuk pelatihan berbasis teknologi dan integrasi sistem informasi SDM. Sementara itu, kemampuan transforming tercermin dalam perubahan berkelanjutan pada struktur organisasi, budaya kerja, dan sistem pembelajaran yang mendukung inovasi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi dynamic capabilities dalam manajemen SDM digital secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan resiliensi organisasi, tidak hanya dalam mempertahankan kinerja, tetapi juga dalam mendorong kemampuan adaptasi dan pertumbuhan di tengah ketidakpastian. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian manajemen SDM berbasis digital serta implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang strategi transformasi yang berkelanjutan.
The Role of Islamic Financial Technology in Strengthening MSME Resilience and Ethical Financing Bambang Sugiharto; H. Harkim; Jenny Ester Pandiangan; Nickytha Linch De Hans Lumban Gaol
Golden Ratio of Auditing Research Vol. 6 No. 1 (2026): July - January
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grar.v6i1.1811

Abstract

This study examines the role of Islamic financial technology (Islamic FinTech) in strengthening the resilience and ethical financing of micro, small, and medium enterprises (MSMEs). Employing a systematic literature review (SLR) of sixty-two academic and policy publications from 2015–2025, the research synthesizes key findings on how Sharia-based digital finance empowers MSMEs through inclusive, transparent, and sustainable mechanisms. The results show that Islamic FinTech enhances MSME resilience by facilitating access to Sharia-compliant financing, reducing transaction barriers, and promoting risk-sharing through mudharabah and musyarakah contracts. Furthermore, it integrates ethical values derived from maqāṣid al-sharīʿah, reinforcing justice, trust, and accountability in digital financial systems. The study also reveals that Islamic FinTech contributes to sustainable development by supporting gender inclusion, digital literacy, and environmentally responsible investment. Nevertheless, challenges remain in governance, financial literacy, and regulatory harmonization between Islamic law and technological innovation. The paper concludes that Islamic FinTech is not merely a digital intermediary but an ethical ecosystem that combines technology and faith to foster equitable, resilient, and sustainable economic growth. Future research should explore longitudinal case studies and cross-regional comparisons to assess the long-term social and financial impacts of Islamic FinTech in Muslim-majority economies.