Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan pendidikan karakter Islami melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada era Society 5.0 di MIN 1 Sibuhuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, dua guru Pendidikan Agama Islam, dua wali kelas, dan dua peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penguatan pendidikan karakter Islami telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap perencanaan, guru mengintegrasikan nilai-nilai karakter Islami ke dalam perangkat pembelajaran dan program pembiasaan religius. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, budaya religius madrasah, serta pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana. Evaluasi karakter dilakukan melalui observasi sikap, pembinaan, dan kerja sama dengan orang tua. Implementasi strategi tersebut didukung oleh komitmen seluruh warga madrasah, budaya religius, dan kolaborasi dengan orang tua, meskipun masih menghadapi kendala berupa pengaruh media sosial, penggunaan gawai, serta perbedaan latar belakang peserta didik. Secara keseluruhan, strategi yang diterapkan memberikan implikasi positif terhadap pembentukan karakter religius, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial peserta didik sehingga relevan sebagai model penguatan pendidikan karakter Islami pada era Society 5.0.