Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Tarekat Dalam Islam Analisis Historis Dan Rekonstruktif Serta Implikasinya Terhadap Kehidupan Keagamaan Kontemporer Bulan Bunga Hasibuan; Hentina Pohan; Marissa Hasibuan; Shofiyah Anwari; Sutan Botung Hasibuan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan tarekat dalam Islam melalui pendekatan historis dan rekonstruktif serta mengkaji implikasinya terhadap kehidupan keagamaan kontemporer. Tarekat dipahami sebagai manifestasi praksis tasawuf yang berfungsi sebagai jalan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui pembinaan jiwa, bimbingan mursyid, dan praktik dzikir yang terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang bersumber dari kitab-kitab klasik tasawuf, karya ilmiah kontemporer, serta artikel jurnal relevan, dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarekat memiliki fondasi spiritual yang kuat dalam tradisi klasik Islam sebagaimana tercermin dalam karya Al-Ghazali, Al-Qusyairi, dan Ibn Ata Allah yang menekankan tazkiyatun nafs, maqamat, dan ahwal sebagai inti perjalanan spiritual. Secara historis, tarekat berkembang menjadi institusi sosial-keagamaan pada abad pertengahan melalui berbagai aliran seperti Qadiriyah, Naqsyabandiyah, dan Syadziliyah yang berperan dalam penyebaran Islam dan pembinaan masyarakat. Namun, tarekat juga menghadapi kritik terkait praktik yang dianggap menyimpang serta tantangan modernitas dan sekularisasi. Di sisi lain, tarekat mengalami transformasi melalui digitalisasi dan reinterpretasi nilai-nilai spiritual seperti ikhlas, sabar, dan tawakal dalam konteks kehidupan modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tarekat tetap relevan dalam penguatan spiritualitas kontemporer sebagai sarana pembinaan individu dan penguatan solidaritas sosial di tengah krisis spiritual masyarakat modern.
Manajemen Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dalam Meningkatkan Efektivitas Sekolah SD Negeri 0112 Janjilobi Abdul Manab Nasution; Bulan Bunga Hasibuan; Febrianti Siregar; Marissa Hasibuan; Marlina Hasibuan; Sarmila Dahlena Hasibuan; Siti Hasanah Hsb; Mira Yanti Lubis
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan efektivitas sekolah serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaannya di SD Negeri 0112 Janjilobi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, tiga orang guru, dan dua orang siswa yang dipilih sebagai informan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di SD Negeri 0112 Janjilobi telah dilaksanakan melalui fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pembinaan, dan pengawasan. Pelaksanaan manajemen tersebut memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas sekolah, yang ditunjukkan melalui kelancaran proses pembelajaran, meningkatnya kerja sama antarwarga sekolah, serta terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Faktor pendukung manajemen tenaga pendidik dan tenaga kependidikan meliputi kepemimpinan kepala sekolah yang baik, komunikasi yang efektif, kerja sama antarwarga sekolah, serta komitmen dan tanggung jawab tenaga pendidik. Adapun faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan tenaga kependidikan, tingginya beban administrasi guru, keterbatasan sarana pendukung, dan belum optimalnya program pengembangan kompetensi. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan agar efektivitas sekolah dapat terus ditingkatkan dan tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal.